Home / Pendidikan / 7 Universitas di NTB Bergerilya Rebut Peluang Kerjasama Pendidikan di Polandia

7 Universitas di NTB Bergerilya Rebut Peluang Kerjasama Pendidikan di Polandia

WARSAWA POLANDIA, SR (05/12/2018) Kerjasama perguruan tinggi (PT) di NTB dengan beberapa universitas di Polandia, mulai dilaksanakan. Salah satunya penandatanganan kesepakatan dengan Universitas Collegium Civitas, Polandia, Selasa (4/12) lalu.

Tim yang melakukan kunjungan ke universitas di Warsawa, Polandia ini terdiri dari Rektor Universitas Nahdatul Ulama, Baiq Mulianah Abdullah, Ketua STIKES NTB, Chairun Nasrin, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, H. Arsyad Abdul Gani, Rektor Universitas Mahasaraswati, Ida Bagus Eka Artika dan Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi, Khirjan Nahdi Chalidi. Juga didampingi Tim Beasiswa NTB, Sri Hastuti Novila dan Irwan Rahardi.
Kedatangan rombongan ini, disambut hangat President dan Rektor Collegium Civitas, Prof. Jadwiga Koralewicz dan Prof. Stanislaw Mocek. Dalam pertemuan itu, Collegium Civitas bersedia melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di NTB. Dibuktikan dengan penandatanganan kesepakatan dengan rombongan perguruan tinggi asal NTB yang datang berkunjung.

Bentuk kesepakatannya adalah pengiriman mahasiswa dari NTB untuk belajar di Collegium Civitas.

Presiden Collegium Civitas, Prof. Jadwiga Koralewicz menyatakan sangat tertarik melakukan kerjasama dengan Asia. Banyak mahasiswanya juga berasal dari Asia, seperti dari Indonesia. “Kami tertarik melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di NTB, karena mahasiswanya,” ujar Jadwiga.

Wanita ini merasa bahwa pihaknya dan perguruan tinggi di NTB memiliki ketertarikan dan minat yang sama. Yakni bagaimana melindungi lingkungan, menciptakan masyarakat yang taat, bagaimana menciptakan manajemen yang memadai dan diplomasi. Seperti diketahui, Indonesia adalah negara yang sedang berkembang dalam segi ekonomi. Polandia juga saat ini tengah mengalami hal yang sama.

Jadwiga mengungkapkan, banyak warga Indonesia bekerja di luar negeri karena persoalan kesejahteraan. Hal ini juga dialami oleh Polandia. Karena itu, pihaknya sangat bersedia untuk melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di NTB. Guna menuntaskan sejumlah persoalan yang ada. Dengan adanya kerjasama ini, pihaknya juga merasa lebih dekat dengan Indonesia. Tidak menutup kemungkinan kerjasama dengan perguruan tinggi di NTB akan berkembang. Bukan hanya dalam pengiriman mahasiswa untuk belajar tapi juga dalam melakukan penelitian terhadap suatu persoalan. Kedepannya, kedua belah pihak juga bisa menandatangani MoU untuk melakukan penelitian bersama.

Terkait adanya kerjasama itu, salah satu petinggi perguruan tinggi di NTB yang berkunjung, Chairun Nasirin, mengaku sangat senang. Dikatakan, kerjasama ini dilakukan untuk pengembangan mahasiswa. Yang menarik dari kerjasama ini, bahwa Collegium Civitas tidak terlalu memikirkan keuntungan. Tetapi lebih kepada pengembangan sosial. Bahkan universitas tersebut menginginkan agar semua orang bisa kuliah di tempat itu. Mengingat, Collegium Civitas adalah kumpulan dari profesor pendidikan. Karena itu untuk menunjang pelaksanaan kerjasama ini, Ketua STIKES NTB ini akan mempersiapkan mahasiswanya dengan cara memperkuat sumber daya di perguruan tinggi. Juga mempersiapkan peserta didik untuk dapat belajar dengan lebih. Mahasiswa ini diharapkan tidak hanya belajar dari bangku kuliah, tapi dari hal lainnya. Dengan cara memperkuat diri mahasiswa dengan belajar. Mahasiswa juga harus membuka wawasan dengan belajar dari perguruan tinggi lain.

Mengenai kerjasama sesuai dengan pendidikan di kampusnya, Chairun menyebut kemungkinan dilaksanakan visiting profesor. Nantinya, profesor dari Collegium Civitas akan datang dan memberikan pengetahuannya serta melakukan penelitian bersama. Karena pihak Collegium Civitas selalu menekankan penelitian.

Sementara itu, Tim Beasiswa NTB, Irwan Rahardi mengatakan, pihak Collegium Civitas ini telah membangun kolaborasi yang baik. Universitas tersebut berharap akan lebih banyak mahasiswa yang belajar di sana. Sejak didirikan, universitas itu memiliki filosofi bahwa pendidikan itu untuk masyarakat luas. “Kemudian universitas itu akan mendidik mahasiswanya untuk terus bekerja dan menjadi pemimpin,” imbuhnya.

Adapun yang ditawarkan dalam kesepakatan yang ditandatangani akan lebih didalami. Namun, secara umum, pihak Collegium Civitas sudah siap untuk bekerjasama.

Selain dengan Collegium Civitas, tim juga sudah berkunjung ke sejumlah universitas lain. Seperti Warsawa University of Technology (WUT), University of Warsaw (UW), Warsaw School of Economics dan University of Wroclaw. Para universitas tersebut sudah menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di NTB. Hanya tinggal perumusan program yang akan dikerjasamakan. Program kerjasamanya juga tetap berdasarkan tri dharma perguruan tinggi. (JEN/SR)

Lihat Juga

Gubernur : Keluar Negeri Perjalanan Mengenal Diri Sendiri

SUMBAWA BESAR, SR (09/12/2018) Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri kegiatan Launching Samawa Cendikia Language ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *