Home / Ekonomi / Alumni UTS Wakili Indonesia pada Konferensi Pemuda ASEAN-Amerika di Singapura

Alumni UTS Wakili Indonesia pada Konferensi Pemuda ASEAN-Amerika di Singapura

SUMBAWA BESAR, SR (02/12/2018)

Prestasi membanggakan tak henti diukir oleh Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Memasuki tahun kelimanya, kampus yang beralamat di Dusun Batu Alang, Kecamatan Moyo Hulu ini telah berhasil meluluskan dua angkatan pertamanya. Tidak hanya dosen dan mahasiswa, namun para alumni pun tak henti mengukir prestasi.

Berita gembira kali ini datang dari salah satu alumni. Adalah Fahmi Dwilaksono, lulusan Fakultas Teknobiologi UTS yang diwisuda pada Oktober 2017 lalu. Putra pasangan M. Ali Ismail dan Fatmah ini terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia untuk mengikuti ajang YSEALI Summit 2018 yang diselenggarakan di Carlton Hotel, Singapura, 3-5 Desember 2018. YSEALI Summit merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan US Department of State untuk mengumpulkan para alumni YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Innitiative, program pertukaran pemuda yang diinisiasi Pemerintah Amerika dan negara-negara ASEAN), membahas satu topik spesifik yang akan menghasilkan resolusi Summit. Kegiatan ini merupakan salah satu gerbang bagi para alumni untuk saling terhubung dan berkolaborasi dalam melakukan berbagai project ke depannya.

YSEALI Summit 2018 mengambil tema “The United States and ASEAN: Partners in Growth and Innovation”. Ratusan aplikasi alumni yang mendaftar diseleksi, dan akhirnya terpilih sekitar 150 peserta dari seluruh ASEAN dan Amerika Serikat. Mereka datang dari latar belakang yang sangat beragam, seperti founder dan co-founder organisasi non-profit, CEO perusahaan start up, manager eksekutif, ahli konservasi, pendidik muda, dan mahasiswa berprestasi. “Sejujurnya saya tidak menyangka bisa terpilih untuk mengikuti Summit karena persaingannya sangat kompetitif. Iming-iming awalnya supaya bisa reunian dengan teman-teman program saya dulu. Berawal dari situ, saya pun membuka informasi pendaftaran Summit. Sebenarnya pas saya mau daftar itu, deadline nya udah lewat! Tapi kemudian masa pendaftaran diperpanjang. Alhamdulillah ternyata rejeki saya,” ujar Fahmi yang ditemui SAMAWAREA menjelang keberangkatannya di BIL, Lombok, Ahad (2/12).

Diminta Menjadi Moderator

Lebih lanjut, Fahmi bercerita bahwa ia dihubungi oleh panitia dua minggu sebelum berangkat ke Singapura. Karena latar belakangnya sebagai Manajer Inkubasi dan Transfer Teknologi di Sumbawa Technopark, ia diminta untuk menjadi moderator pada agenda Breakout Session B yang mengangkat topik “Innovation Eco-systems: facilitating entrepreneurship in ASEAN”. Topik ini akan membahas bagaimana institusi terkait (inkubator bisnis, akselerator, asosiasi bisnis, co-working space, dll) mendukung pertumbuhan kewirausahaan di regional ASEAN. Fahmi akan memandu 4 pembicara penting, yakni Ms. Audrey Tan (Co-Founder Angels of Impact), Mr. Lee Han Shih (Founder Potato Production), Mr. Adrian Tan (Head of Labs, WeWork Labs South East Asia), dan Mr. John Tan (CEO and Co-Founder Saturday Kids). “Kaget juga ketika tau bahwa saya yang ditawari. Saya belum pernah jadi moderator untuk acara sebesar ini. Saya sampaikan ke Mr. Davey (panitia YSEALI Summit), ‘I don’t have any experience, but I will grab this chance’ (saya tidak punya pengalaman pada acara besar, tapi saya akan ambil kesempatan ini). Kemudian beliau bilang, ‘Yeah, just go for it! It will be a great chance to improve your capacity’ (maju saja! Ini akan jadi kesempatan luar biasa untuk meningkatkan kapasitasmu). Jadi saya coba saja deh. Bismillah, mohon doanya,” ujar Fahmi yang juga merupakan penerima beasiswa Fulbright (beasiswa Pemerintah Amerika Serikat) untuk melanjutkan studi S-2 nya ke Amerika Serikat pada tahun 2019 mendatang.

Keberhasilan Fahmi mewakili Indonesia pada ajang YSEALI Summit 2018 ini meneruskan keberhasilan pendahulunya, Kurniawan Eka Putra, yang juga mewakili Indonesia pada ajang YSEALI Summit 2016 di Luang Prabang, Laos, serta YSEALI Summit 2017 di Manila, Filipina. Kurniawan sendiri merupakan mahasiswa Fakultas Teknobiologi UTS angkatan 2014 yang baru saja diwisuda pada 25 November lalu dan menjadi wisudawan terbaik. (SR)

Lihat Juga

PETANG Desak Pemda dan Dishut Sigap Tangani Hutan

SUMBAWA BESAR, SR (16/12/2018) Komunitas Pecinta Alam Plampang (PETANG)  meminta Pemerintah Daerah dan Dinas Kehutanan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *