Home / HukumKriminal / Galeri Kerajinan Digrebeg, Polisi Temukan Shabu, Ganja dan Pil Inex

Galeri Kerajinan Digrebeg, Polisi Temukan Shabu, Ganja dan Pil Inex

SUMBAWA BESAR, SR (28/11/2018)

ILK (33) pemilik galeri kerajinan tangan di wilayah Kelurahan Brang Bara, Sumbawa Besar, dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa, Selasa (27/11) malam pukul 19.22 Wita. Boss usaha kerajinan tersebut ditangkap di kediamannya bersama tiga orang rekannya. Kuat dugaan keempatnya baru saja mengkonsumsi narkoba, karena dari hasil tes urine semua dinyatakan positif.

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa di kediaman ILK terjadi aktivitas mencurigakan dan disinyalir menjadi tempat transaksi narkoba. Tim yang dipimpin Plh. Kasat Narkoba Polres Sumbawa, IPDA Anggy Prasetiyo STK bergerak menuju kediaman sekaligus galeri milik ILK. Setelah dipastikan penggerebekan dilakukan. Tentu saja ILK yang sedang duduk bersama tiga rekannya berinisial HCK, MZ dan FA, terkejut. Dalam penggerebekan ini ditemukan cukup banyak barang bukti. Di antaranya satu poket sabu ukuran besar 8,2 gram, empat poket sabu ukuran sedang 6,2 gram, dan 8 poket shabu ukuran kecil 6,87 gram sehingga total berat kotor shabu 21,27 gram. Selain shabu, tim juga menemukan narkoba jenis ganja. Yakni dua poket ukuran besar seberat 12,06 gram, satu poket ganja ukuran sedang 3,68 gram, dan 17 butir Pil Inex. Di TKP juga ditemukan bong, pipa kaca, bandel klip obat transparan, gunting, cutter, pipet plastik, kertas rokok, satu unit timbangan, sumbu, skop, korek gas, lintingan ganja habis pakai dan uang tunai Rp 20,75 juta.

Plh. Kasat Narkoba Polres Sumbawa, IPDA Anggy Prasetiyo, STK yang dikonfirmasi Rabu (28/11) membenarkan penangkapan pengedar narkoba tersebut berinisial ILK. Semua barang bukti yang diamankan di ruang Galeri telah diakui ILK adalah miliknya. ILK juga mengaku narkoba jenis shabu, ganja dan Pil Inex tersebut diperolehnya dari Mataram. Terhadap perbuatannya, ILK dijerat pasal 111 ayat (1), 112 ayat (2), 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Sementara untuk tiga rekannya masih dilakukan pendalaman sejauhmana keterlibatan mereka dalam bisnis haram tersebut. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Komplotan Terduga Pencuri Ternak Dibekuk Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (27/11/2018) Polisi terpaksa mengamankan tiga orang berinisial Hr, TH dan IS, Senin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *