Home / HukumKriminal / Komplotan Terduga Pencuri Ternak Dibekuk Polisi

Komplotan Terduga Pencuri Ternak Dibekuk Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (27/11/2018)

Polisi terpaksa mengamankan tiga orang berinisial Hr, TH dan IS, Senin (26/11) malam pukul 23.00 Wita. Ketiganya diduga komplotan pencurian ternak. Mereka ditangkap di sebuah kandang ternak milik pria berinisial AJ wilayah Karang Cemes, Kelurahan Pekat. Ikut diamankan empat ekor kuda yang diduga kuat hasil pencurian.

Plh. Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Mulyadi SH yang dikonfirmasi mengakui telah diamankannya tiga orang terduga kawanan pencuri ternak. Kasus ini terungkap berawal dari kedatangan masyarakat Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, Kelurahan Samapuin, dan Desa Lopok Kecamatan Lopok, ke Karang Cemes Kelurahan Pekat. Mereka datang untuk mencari ternaknya yang hilang seminggu lalu. Setelah dicek, ternyata kandang yang berada di kebun ditemukan empat ekor kuda. Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi. Sebab di lokasi ditemukan ternak ini ada tiga orang yang diduga komplotan pencuri ternak. Terduga pelaku ini membantah melakukan pencurian karena yang diketahuinya kalau ternak tersebut milik AJ. Mereka hanya diminta AJ dan SH mengantar ternak itu ke kandang yang berada di Serading, selanjutnya dipindah lagi ke Karang Cemes. Tapi setelah polisi mengeceknya ternyata sejumlah kuda ini identik dengan milik warga yang kehilangan ternak. Namun sayang, AJ dan SH menghilang dan kini dalam pencarian polisi. “Kami hanya mengamankan tiga orang terduga ini untuk pengembangan penyidikan,” kata Mulyadi.

Sedangkan empat ekor kuda dititipkan kepada pemiliknya untuk dilakukan perawatan. Sebab kondisi kuda tersebut sangat memprihatinkan karena tidak terurus pasca kehilangan. “Untuk sementara status HR, TH dan IS masih diamankan,” tandasnya. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Galeri Kerajinan Digrebeg, Polisi Temukan Shabu, Ganja dan Pil Inex

SUMBAWA BESAR, SR (28/11/2018) ILK (33) pemilik galeri kerajinan tangan di wilayah Kelurahan Brang Bara, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *