Home / Ekonomi / Rantok dan Bedug Bertalu Awali Pagelaran Festival Pesona Olat Ojong

Rantok dan Bedug Bertalu Awali Pagelaran Festival Pesona Olat Ojong

SUMBAWA BESAR, SR (24/11/2018)

Pemukulan bedug dan rantok menandai pembukaan Festival Pesona Olat Ojong, belum lama ini. kegiatan budaya tersebut dibuka secara resmi Bupati Sumbawa dan dihadiri Pimpinan OPD, Perwakilan Forkopimda, Camat, Kades se-Kecamatan Unter Iwes, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para peserta festival.

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd, mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan Festival Pesona Olat Ojong ini sebagai salah satu ikhtiar bersama dalam menggairahkan generasi muda untuk berkesenian dan berbudaya, mengasah daya cipta, rasa dan karsa, sekaligus menggeliatkan sektor pariwisata dan perekonomian di Kabupaten Sumbawa. Dengan berbagai potensi seni dan budaya daerah yang dimiliki, Kabupaten Sumbawa harus optimis dapat berdiri sejajar dengan daerah-daerah lain dalam hal berkesenian dan berbudaya. Disadari ketika kesenian dan budaya Samawa dapat berkembang, tentunya juga akan mengangkat derajat kehidupan para seniman/budayawan, mengangkat reputasi daerah, serta menarik minat kunjungan wisatawan dan investor. Sehingga melalui sektor pariwisata yang merupakan sektor unggulan yang dapat diandalkan mampu menggerakkan ekonomi serta memberikan

kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi serta percepatan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif, bukan hanya bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Sementara itu, Camat Unter Iwes Evi Supiati, S.STP.,M.Si, melaporkan Festival Pesona Olat Ojong yang merupakan kegiatan festival perdana yang diselenggarakan, bertujuan selain sebagai salah satu upaya untuk pelestarian seni dan budaya, juga untuk mengenalkan dan mengangkat segala potensi yang ada di Kecamatan Unter Iwes terutama yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat.

Festival Pesona Olat Ojong tidak hanya menampilkan pagelaran seni dan budaya tetapi juga akan menampilkan festival kuliner dan kerajinan yang akan menyajikan potensi–potensi desa yang mungkin selama ini terlewatkan. Ada pula kegiatan kemasyarakatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), senam bersama masyarakat dan juga disediakan ruang

untuk para pecinta olahraga sepeda lintas alam untuk menjelajah rute menarik yang telah disediakan, sambil menikmati keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki. Dengan adanya Festival Olat Ojong, diharapkan dapat meningkatkan transaksi ekonomi di masyarakat, karena akan banyak produk – produk menarik yang akan ditampilkan.

Selepas acara pembukaan, dilanjutkan dengan Parade Budaya yang berlangsung meriah, diikuti perwakilan seluruh desa se-Kecamatan Unter Iwes. (JEN/SR)

Lihat Juga

Anggaran PKH Ditingkatkan, Presiden Minta Penyaluran Tepat Sasaran

JAKARTA, SR (13/12/2018) Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengentasan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *