Home / HukumKriminal / Kaca Mobil Dipecah Maling, Pengusaha Jagung Kehilangan Uang 150 Juta

Kaca Mobil Dipecah Maling, Pengusaha Jagung Kehilangan Uang 150 Juta

SUMBAWA BESAR, SR (22/11/2018)

Aksi pencurian uang dengan modus memecahkan kaca mobil di wilayah hukum Polres Sumbawa, kembali terulang, Kamis (22/11) siang. Kali ini menimpa Mukhlis—pengusaha jagung asal Kecamatan Labangka. Uang sebesar Rp 150 juta yang akan digunakan untuk membayar pupuk dan bibit jagung, amblas digondol maling. Selain uangnya hilang, mobil Pajero Sport EA 123 MD miliknya mengalami kerusakan setelah kaca samping bagian kiri, hancur.

Ditemui di Ruang SPKT Polres Sumbawa, Mukhlis menuturkan, sebelumnya dia baru saja mengambil uang di salah satu bank wilayah Kota Sumbawa sebesar Rp 250 juta. Sejumlah uang ini dipecah. Rp 100 juta dimasukkan ke tas yang dibawanya, sedangkan Rp 150 juta dimasukkan di dalam tas kresek hitam lalu diletakkan di dalam mobil, tepatnya bawah jok mobil (kaki sopir). Korban meninggalkan mobil tersebut parkir di depan Toko Emas Asli, Seketeng, lalu masuk ke toko sekitar Pasar Seketeng untuk membeli pupuk. Dari toko ini dia masuk ke Toko Tani Subur hampir selama sejam. Saat kembali ke mobil, korban kaget sebab kaca bagian kiri, hancur. Setelah dicek ternyata uang tunai Rp 150 juta yang digunakan untuk membayar pupuk dan bibit jagung, sudah hilang.

Ia menduga pelaku telah membuntutinya sejak dari bank. Perasaannya pun juga sudah tidak nyaman. Dan ini merupakan kejadian pertama. “Biasanya saya ambil uang di bank langsung pulang. Tumben kali ini saya banyak mampir,” imbuhnya.

Sementara itu Plh. Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Mulyadi SH membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Kini dalam penyelidikan intensif. (JEN/SR)

Lihat Juga

Pangdam IX/Udayana: Bakti Sosial dan Karya Bhakti Wujud Kebersamaan TNI dan Rakyat

SUMBAWA BARAT, SR (17/12/2018) Peringatan puncak Hari Juang Kartika ke 73 Tahun 2018 dilaksanakan 15 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *