Home / HukumKriminal / Berkas Dugaan Ijazah Palsu Kades Padesa Diteliti Jaksa

Berkas Dugaan Ijazah Palsu Kades Padesa Diteliti Jaksa

SUMBAWA BESAR, SR (13/11/2018)

Penanganan kasus dugaan ijazah palsu Kepala Desa Padesa Kecamatan Lantung, Syaharuddin, memasuki babak baru. Setelah oknum kades itu ditetapkan sebagai tersangka, penyidik kepolisian Polres Sumbawa mengirimkan berkas perkara kasus itu ke Kejaksaan Negeri Sumbawa.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sumbawa, Lalu Mohammad Rasyidi SH, Senin (12/11/2018) mengakui telah menerima berkas perkara kasus dugaan ijazah palsu oknum kades ini. Berkas tersebut diterima pekan lalu. Selanjutnya berkas ini akan diteliti secara seksama. Selain itu pihaknya telah membentuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) beranggotakan dua orang dan dipimpin lamgsung Kasi Pidum. Rasyidi menjelaskan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah berkasnya sudah lengkap atau tidak. Apabila masih belum lengkap, maka akan dikembalikan disertai petunjuk. Namun jika dinyatakan sudah memenuhi syarat formal dan materil, akan diterbitkan P-21. Kemudian meminta penyidik melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Sumbawa.

Seperti diberitakan, Kades Padesa terpilih, Syaharuddin dilaporkan ke Polres Sumbawa karena diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya. Dugaan penggunaan ijazah palsu ini diketahui pasca dilakukan penetapan calon Kepala Desa Lantung Padesa. Kemudian hal tersebut dilaporkan kepada Panwas Pilkades setempat. Panwas menindaklanjuti laporan tersebut pasca adanya pemenang Pilkades. Berdasarkan hasil penelusuran dari panwas dan surat keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima serta hasil investigasi Polres Sumbawa menyatakan bahwa ijazah yang digunakan Syaharuddin tersebut tidak sah. Polisin pun telah menetapkan Syaharuddin sebagai tersangka. (JEN/SR)

Lihat Juga

Komplotan Terduga Pencuri Ternak Dibekuk Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (27/11/2018) Polisi terpaksa mengamankan tiga orang berinisial Hr, TH dan IS, Senin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *