Home / HukumKriminal / Jika Terbukti, Selain Diberhentikan, Oknum Kades ini Masuk Penjara
Wakil Bupati, Drs H. Mahmud Abdullah

Jika Terbukti, Selain Diberhentikan, Oknum Kades ini Masuk Penjara

SUMBAWA BESAR, SR (15/08/2018)

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menegaskan bahwa pelantikan kades terpilih hasil Pilkades serentak di Kabupaten Sumbawa tetap dilaksanakan, Rabu (15/8) hari ini. Termasuk salah satunya Kades Padesa Kecamatan Lantung terpilih, Syaharuddin yang diduga mengunakan ijazah palsu saat pencalonan. Menurut Wabup yang ditemui di kediamannya, tadi malam, pelantikan Kades Padesa meski terindikasi menggunakan ijazah dan tengah diproses hukum, tetap dilakukan. Sebab aturan mengharuskan pelantikan tetap dilaksanakan. “Justru jika tidak dilantik, kami (Pemda Sumbawa) salah,” tegas Wabup.

Dikatakan Wabup, Kades Padesa terpilih ini bisa tidak dilantik jika dia mengundurkan diri. Namun dalam pertemuan sebelumnya yang menghadirkan Kades Padesa terpilih dan pihak terkait termasuk yang keberatan, oknum Kades terpilih tersebut siap menanggung resiko. “Karena dia tidak mengundurkan diri, prosesnya (pelantikan) tetap berlanjut. Jika nanti terbukti menggunakan ijazah palsu, selain diberhentikan sebagai kades, juga harus menjalani proses pidana. Seperti yang dialami salah satu Kades di wilayah Kecamatan Alas yang mendapat hukuman ganda. Diberhentikan dan masuk penjara,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

PBB-UNESCO akan Resmikan Samota Sebagai Cagar Biosfer

Wakil Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Bupati Dompu dan Bupati Bima Siap Bertolak ke Paris MATARAM, SR ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *