Home / HukumKriminal / BNN Sumbawa Gelar Raker Pembangunan Masyarakat Anti Narkoba

BNN Sumbawa Gelar Raker Pembangunan Masyarakat Anti Narkoba

Tindaklanjut MoU BNN dan OPD

SUMBAWA BESAR, SR (15/08/2018)

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, membuka secara resmi Rapat Kerja Program Pembangunan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan Instansi Pemerintah Rabu (15/8). Kegiatan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa di Rumah Makan Goa Kecamatan Badas ini dihadiri Kepala BNN Sumbawa AKBP Syirajuddin Mahmud, dan sejumlah kepala OPD.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan bahwa pada Desember 2017 lalu, telah dilakukan penandatanganan MoU (kesepakatan bersama) tentang upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) antara BNN Sumbawa bersama OPD Kabupaten Sumbawa. Berbagai kegiatan yang telah dilakukan yaitu pengembangan kapasitas penggiat anti narkoba di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pembentukan Satgas Anti Narkoba melalui keputusan Bupati Sumbawa nomor 385 tahun 2017, pembentukan dan pelatihan Satgas Anti Narkoba pada lembaga pendidikan, pembentukan dan pelatihan satgas anti narkoba di lingkungan masyarakat, sosialisasi bahaya narkoba oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Sumbawa, serta penyusunan kebijakan P4GN di lingkungan Pemerintah Daerah melalui advokasi BNN Kabupaten Sumbawa. Terkait penyusunan kebijakan P4GN. Selain itu, Pemerintah Daerah bersama BNN Kabupaten Sumbawa juga telah melakukan test urine kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memastikan pegawai pemerintah terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Diungkapkan Wakil Bupati, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saat ini telah menjadi persoalan serius tidak hanya dalam skala nasional namun juga dalam skala lokal di daerah termasuk di Kabupaten Sumbawa. Secara global ataupun nasional, peredaran gelap narkotika seperti shabu, heroin, morfin, dan ganja terus meningkat. Modus penyeludupannyapun begitu beragam, mulai dari penyelundupan melalui barang bawaan hingga dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Disampaikan pula bahwa di Kabupaten Sumbawa beberapa kasus yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir menyangkut penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika umumnya dilakukan oleh generasi muda dan cenderung meningkat. Bahkan di tahun 2016 Sumbawa telah masuk dalam zona merah dan berada pada peringkat kedua di Provinsi NTB setelah Kota Mataram untuk peredaran narkoba. Narkotika tidak hanya beredar di kota-kota, tetapi juga sudah merambah sampai pelosok desa. Dalam beberapa bulan saja, kasus narkoba telah dapat diungkap oleh aparat penegak hukum Kabupaten Sumbawa, mulai dari kalangan pelajar hingga oknum Satpam yang disinyalir menjadi bandar narkoba. Tentunya ini menjadi keprihatinan bersama. “Sebagai daerah yang sedang berkembang, Kabupaten Sumbawa memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi sehingga diperlukan kerjasama dari berbagai instansi secara komprehensif dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Sumbawa,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Nursyafruddin AM.d melaporkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti kesepakatan bersama antara BNN Sumbawa dengan OPD di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2017 lalu tentang upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan prekursor narkoba. Selain itu untuk mengetahui sejauhmana peran serta yang telah dilaksanakan serta apa saja yang telah dilakukan oleh OPD dalam upaya P4GN tersebut.

Disampaikan pula bahwa tujuan dari kegiatan tersebut diharapkan terjalinnya sinergitas antara BNN Kabupaten Sumbawa dengan para OPD untuk mencari solusi yang dihadapi instansi pemerintah yang belum dapat melaksanakan upaya P4GN. Selain itu, BNN juga mengharapkan keseriusan instansi pemerintah memberikan perhatian dan berperan aktif mulai dari lingkungan instansi masing-masing sampai kepada lingkungan kelompok masyarakat. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Presiden Jokowi Dukung Baiq Nuril Cari Keadilan dalam Proses Hukumnya

LAMONGAN, SR (19/11/2018) Presiden Joko Widodo memberi perhatian atas proses hukum yang sedang dijalani Baiq ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *