Home / Kesehatan / Bupati KSB: Pemberian Vaksin MR Bagus, Tapi Jangan Memaksa
Bupati KSB, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM

Bupati KSB: Pemberian Vaksin MR Bagus, Tapi Jangan Memaksa

SUMBAWA BARAT, SR (08/08/2018)

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W Musyafirin, MM menyatakan kepada masyarakat jika vaksin Measles Rubella (MR) sangat baik untuk anak-anak. Pemberian vaksin MR kepada anak-anak usia 9 sampai 15 tahun merupakan program Menteri Kesehatan yang dimulai sejak 2017. Vaksin ini diberikan untuk mencegah anak-anak dari penyakit Campak dan Rubella yang berbahaya dan bersifat menular. Pemberian vaksin juga tidak lain sebagai kewajiban pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat. ‘’Program ini sudah setahun berjalan dengan pertimbangan matang. Vaksinasi pun sudah mencapai 60 persen. Vaksin ini baik untuk anak-anak, oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi ini kepada anak-anak,” kata Bupati pada Workshop Pelayanan Dasar Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Selasa (7/8/2018).
Namun kepada jajaran Dinas Kesehatan, Bupati meminta agar menghormati sebagian masyarakat yang tidak ingin anaknya diberikan vaksin. Masyarakat pun tidak boleh dipaksa. Perbedaan pendapat dan keinginan masyarakat harus disikapi rasional dan tidak sampai menjadi bibit perpecahan. ‘’Mari membangun pribadi kita masing-masing di institusi kita dengan tidak sekali-kali menerapkan kebohongan sekecil apapun dan mengedepankan kejujuran dan apa adanya. Karena hal ini akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah nantinya,” jelas Bupati.
Bupati juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi di sekolah terhadap anak-anak yang telah mendapat izin dari orang tuanya. Namun sekolah yang siswanya enggan diizinkan oleh orang tuanya untuk divaksin harus tetap didata agar mudah dikontrol.

Bupati pun mencanangkan secara resmi kegiatan pemberian vaksin MR yang akan berlangsung Agustus hingga September mendatang. Secara simbolis, siswa sekolah dasar pun mendapat suntikan imunisasi vaksin MR pada kegiatan yang diprakarsai Dikpora dan Dikes KSB ini.
Ketua Majelis Ulama Indonesia KSB, KH. Syamsul Ismain, LC mengatakan, MUI saat ini belum mengeluarkan fatwa halal atau haram terhadap vaksin MR. Namun MUI KSB mendukung 1.000 persen pemberian vaksin ini. Sebab, jika memang vaksin ini penting untuk kesehatan anak-anak dalam mencegah penyakit, dan hanya satu-satunya pilihan, maka vaksin tersebut dapat dipergunakan. (HEN/SR)

 

Lihat Juga

Selain Polandia, Banyak Negara Tawarkan Kerjasama untuk NTB

WARSAWA POLANDIA, SR (07/12/2018) Polandia bukan satu satunya negara yang menjadi tujuan Gubernur Dr. H. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *