Home / HukumKriminal / Kapolres dan Dandim Sumbawa Pimpin Patroli Antisipasi Teroris

Kapolres dan Dandim Sumbawa Pimpin Patroli Antisipasi Teroris

SUMBAWA BESAR, SR (18/05/2018)

Jajaran Kepolisian Polres Sumbawa dan Kodim 1607 Sumbawa bersinergi untuk meningkatkan keamanan dan kondusifitas daerah. Hal ini dilakukan untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat, menyusul berbagai aksi terorisme yang terjadi belakangan ini beberapa daerah terutama di Pulau Sumatera dan Jawa. Setiap hari tanpa mengenal lelah, polisi dan TNI bergandeng tangan melakukan patroli di tempat-tempat publik dan strategis. Bahkan Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutejo SIK., MT dan Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Inf. Samsul Huda SE., M.Sc, turun lapangan memimpin langsung patroli tersebut. Kedua petinggi di jajaran Polri dan TNI wilayah Kabupaten Sumbawa ini menggunakan trail menyambangi dan bercengkerama dengan masyarakat.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo yang ditemui di sela-sela patroli, Kamis (17/5) malam, mengatakan kegiatan yang dilakukan ini sebagai wujud sinergitas Polri dan TNI dalam rangka mewujudkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Ia tidak menampik upaya yang dilakukan ini juga berkaitan dengan beberapa peristiwa terorisme di berbagai daerah di antaranya Surabaya dan Riau itu yang sangat memprihatinkan. “Makanya mulai Sabtu lalu kita sudah memberlakukan siaga satu dan pengamanan markas. Jadi mohon maaf jika banyak masyarakat yang ingin berurusan atau ingin memperoleh pelayanan di Polres ataupun polsek-polsek, kami menerapkan pengamanan berlapis. Ini untuk antisipasi jangan sampai kejadian di Polrestabes Surabaya dan Polda Riau terulang di sini,” kata perwira kelahiran Jakarta ini.

Sejauh ini ungkap Kapolres, Kabupaten Sumbawa masih kondusif, tapi kewaspadaan harus tetap ada. Setiap malam polisi dan TNI melaksanakan operasi gabungan yang sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu. “Kebetulan saya dan Pak Dandim turun langsung memotivasi anggota kita di bawah untuk bersinergi dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat, di samping mengantisipasi tindak pidana lainnya,” ujarnya.

Kendati demikian menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi dan TNI, Kapolres berharap keterlibatan dan peran aktif masyarakat. Masyarakat diminta tidak terprovokasi dengan berbagai kejadian di daerah lain. Masyarakat juga harus menolak segala bentuk paham radikal yang mengajarkan kekerasan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kemanusiaan. Sebab tidak satupun agama yang mengajarkan jika ingin masuk syurga harus melakukan penyerangan dan aksi bunuh diri. Agama selalu mengajarkan kedamaian dan persaudaraan. “Yang paling penting lagi, masyarakat segera melaporkan jika mendapat informasi atau mendapati orang-orang mencurigakan maupun orang yang melakukan tindakan yang berpotensi terjadinya kerawanan keamanan,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Spesialis Pembobol Alfamart Dibekuk Saat Bobol Kios

SUMBAWA BESAR, SR (21/10/2018) Sepak terjang OV berakhir sudah. Residivis ini tertangkap setelah beberapa kali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *