Home / HukumKriminal / Kecanduan Narkoba, Seorang Pemuda Datangi BNN Minta Direhabilitasi

Kecanduan Narkoba, Seorang Pemuda Datangi BNN Minta Direhabilitasi

SUMBAWA BESAR, SR (12/05/2018)

Satu per satu pecandu narkoba merehabilitasi dirinya. Didampingi orang tuanya, seorang pemuda berinisial MR (23 tahun) mendatangi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa untuk dapat dilakukan konseling awal atau rehabilitasi rawat jalan. MR datang Jumat (11/5) kemarin. Selanjutnya Taufik Hidayat selaku Staf Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Sumbawa mendampingi klien tersebut untuk ditangani pihak Rumah Sakit HL Manambai Abdul Kadir (RSMA) Sumbawa di KM 7 ruas jalan Sumbawa–Bima. MR langsung ditangani Psikolog setempat, Khairunisa, M.Psi., Psikolog.

Dalam pemeriksaan, MR mulai menggunakan narkotika jenis shabu sejak awal 2015 lalu. Terakhir dia menggunakannya 2 minggu yang lalu pada Tahun 2018 ini. Meski demikian kondisi fisiknya terlihat stabil. “Penggunaan sebulan bisa sampai 4 kali pemakaian. Untuk itu klien kami ini akan ditangani konselor untuk dilakukan assesment lebih mendalam lagi,” ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Dayamas BNN Sumbawa, Nursyafruddin, A.Md yang dihubungi SAMAWAREA, kemarin.

Disebutkan Nur—sapaan akrabnya, sudah lebih dari 100 orang pecandu narkoba yang secara sadar datang untuk direhabilitasi. Ini tidak terlepas dari gencarnya BNN Sumbawa melakukan sosialisasi dengan penekanan hak dan kewajiban pecandu. Haknya direhabilitasi, kewajibannya melaporkan diri. Rehabilitasi melalui BNN digratiskan. Untuk rehabilitasi ini, dapat dilakukan di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA). Rumah sakit yang berlokasi di KM 7 Sumbawa ini menjadi salah satu dari tiga rumah sakit di Indonesia yang mengantongi izin Menteri Kesehatan untuk melayani rehabilitasi narkoba. Nantinya rehabilitasi tersebut juga dapat dilayani di RSUD Sumbawa dan 5 puskesmas di daerah ini yang dalam waktu dekat akan mengantongi izin dari Menkes. Selain itu BNN Sumbawa segera memiliki Klinik Pratama BNN untuk menangani para pecandu narkoba. Rehabilitasi ini upaya BNN memperkecil peredaran dan pengguna narkoba. Keduanya saling terkait. Banyak pengguna maka akan banyak permintaan yang pastinya banyak peredaran. Karena itu BNN berusaha untuk merehab pengguna guna meniadakan permintaan. Ketika permintaan tidak ada maka peredaran akan hilang.

Nursyafruddin mengapresiasi inisiatif masyarakat terutama pecandu narkoba untuk direhabilitasi. Secara tidak langsung dia ikut serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). (JEN/SR)

Lihat Juga

Nyalib, Pengendara Vario Tewas Ditabrak Avanza

BALI, SR (22/05/2018) Kasus kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor kembali terjadi. Abdul Azis (51) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *