Home / Ekonomi / Alas Barat Juara I Lomba Masak Serba Ikan 2018

Alas Barat Juara I Lomba Masak Serba Ikan 2018

SUMBAWA BESAR, SR (10/05/2018)

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa melaksanakan acara Lomba Masak Serba Ikan dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Kabupaten Sumbawa dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat, Rabu (9/5) kemarin. Bertempat di Wisma Daerah, Kecamatan Alas Barat berhasil meraih juara I disusul Kecamatan Maronge meraih II, Kecamatan Lenangguar III, Kecamatan Lantung Harapan I, GOW Harapan II dan harapan 3 diraih Kecamatan Empang. Sementara untuk juara favorit diraih Kecamatan Lunyuk sebagai favorit 1, DWP Sekretariat Daerah favorit 2, dan Kecamatan Sumbawa favorit 3.

Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Penelitian terbaru menemukan alasan lebih menakjubkan tentang ikan adalah makanan yang rendah kalori, berprotein tinggi yang baik untuk otak. Semua manfaat tersebut lanjut Bupati berasal dari asam omega 3 lemak tak jenuh ganda, populer disebut sebagai omega 3, yang banyak terdapat dalam minyak ikan.

Dijelaskan bahwa tubuh manusia tidak bisa secara alami menghasilkan omega 3. Meski demikian nutrisi tersebut dibutuhkan oleh tubuh agar sehat. Hubungan antara omega 3 dan kesehatan jantung sudah sejak lama diketahui. Namun, beberapa penelitian baru menunjukkan cukup bukti, bahwa ikan yang tinggi asam lemak sangat penting untuk kesehatan tubuh secara umum.Konsumsi masyarakat di Indonesia terhadap ikan masih terbilang rendah. Rata-rata baru mencapai 47 kilogram (kg) per kapita per tahun. Meski mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di 37-38 kg per kapita per tahun, tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga seperti malaysia (70 kg per kapita per tahun) dan singapura (80 kg per kapita per tahun), bahkan kalah telak dengan jepang (mendekati 100 kg per kapita per tahun).

Terkait Kabupaten Sumbawa yang memiliki kekayaan sumberdaya kelautan dan perikanan yang beragam, menunjukkan bahwa sesungguhnya daerah ini memiliki potensi perikanan yang sangat besar untuk dikelola, baik untuk usaha penangkapan maupun budidaya. Hanya permasalahannya adalah tingkat pemanfaatan potensi tersebut hingga saat ini belum optimal. Bidang penangkapan masih didominasi kegiatan dengan armada kecil, sehingga berdampak kepada tingkat eksploitasi yang tidak seimbang antara perairan pantai dengan lepas pantai. Kondisi tersebut jika tidak ditangani secara bijak dikhawatirkan akan menimbulkan kelebihan tangkap (over fishing) untuk perairan pantai, sementara perairan lepas pantai yang memiliki potensi besar perlu diupayakan secara bertahap melalui modifikasi sarana penangkapan dengan ukuran besar.

Bupati memaparkan, produksi ikan Kabupaten Sumbawa pada tahun 2017 mencapai 750.458,69 ton (meningkat 1,4 % dari tahun 2016 sebesar 740.254,66 ton) yang berasal dari usaha penangkapan 55.443,8 ton, dan budidaya 695.014,89 ton. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk tahun 2017, maka tingkat konsumsi ikan telah mencapai 46,90 kg/kapita/tahun. Tingkat konsumsi ikan Propinsi NTB pada tahun 2017 sebesar 33,97 kg/perkapita/tahun, dan tingkat konsumsi ikan nasional sebesar 47 kg/kapita/tahun. Ini berarti konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Sumbawa berada di atas Provinsi NTB dan sedikit berada di bawah rata-rata Nasional.

Disampaikan pula bahwa tingkat kualitas sumberdaya manusia tidak lepas dari apa yang dikonsumsi setiap hari. Negara Jepang sebagai konsumen ikan terbesar dunia, yang terkenal dengan tradisi mengkosumsi ikan mentah, merupakan negara yang mampu menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas dan dapat berkompetisi di tingkat global. “Dalam lingkup kecil seperti kita di Tana Samawa ini tentunya berharap agar daerah kita juga dapat mencontoh seperti Jepang, dapat menghasilkan atau mencetak generasi-generasi unggul, yang dapat berkompetisi sehingga memiliki daya saing di tingkat global.Oleh karena itu,Bupati menghimbau agar membiasakan anak-anak dan generasi muda untuk banyak mengkonsumsi ikan. “Jangan hanya “makan agar kenyang”, sehingga konsumsi ikan hanya mengandalkan ikan seadanya saja. Hal ini yang perlu mendapat perhatian kita agar masyarakat kita membiasakan makan ikan yang cukup dan seimbangguna menunjang peningkatan kesehatan dan kecerdasan anak atau generasi muda kita,” lanjut Bupati.

Sementara itu, Ketua Forikan Kabupaten Sumbawa Hj. Amien Rahmani Husni Djibril, menyampaikan sesuai tema kegiatan Lomba Masak Serba Ikan Tahun 2018 “Utamakan Menu Masakan Ikan untuk Kesehatan Masyarakat”, diharapkan terjadi peningkatan pengelolaan masakan serba ikan dalam berbagai jenis dan cara pengolahan, untuk memperkaya khasanah masakan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Dengan demikian maka secara bertahap juga akan ikut meningkatkan konsumsi makan ikan di masa mendatang.

Disampaikan pula bahwa Forikan Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari Forikan Provinsi Nusa Tenggara Barat selama beberapa tahun terakhir ini dipercaya menjadi narasumber pada setiap rapat koordinasi forikan tingkat Provinsi NTB. Hal tersebut didukung oleh tingginya perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawadan masyarakat untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan, baik dalam bentuk pembiayaan anggaran dan program maupun kegiatan yang dilaksanakan, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang dimiliki di Kabupaten Sumbawa.

Dalam rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan, pada acara tersebut Bupati secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Sumbawa Tahun 2018 sesuai Keputusan Bupati No. 270 Tahun 2018 Tanggal 14 Februari Tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan makanan tambahan serba ikan secara simbolis untuk anak TK, SD, ibu hamil dan ibu menyusui oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, dan dilanjutkan dengan peninjauan dan penilaian lomba demo masak serba ikan dan gelar produk hasil perikanan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa melaporkan bahwa pengukuhan kepengurusan Forikan dan lomba masak serba ikan bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman pola masak serba ikan, dan untuk mencari utusan peserta lomba dari Kabupaten Sumbawa untuk mewakili di tingkat provinsi, serta untuk mempercepat peningkatan konsumsi ikan dalam rangka peningkatan gizi masyarakat dari protein hewani khususnya ikan. (JEN/SR)

Lihat Juga

Tim NU Peduli Sarankan Bangun Rumah Ramah Gempa di NTB

MATARAM, SR (15/08/2018) Akademisi Universitas Brawijaya yang juga Wakil Ketua PP Persatuan Guru NU (Pergunu), ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *