Home / Ekonomi / Semaraknya Khitanan Massal di Ponpes Ulul Albab Balirejo 

Semaraknya Khitanan Massal di Ponpes Ulul Albab Balirejo 

YOGYAKARTA, SR (15/04/2018)

Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Yogyakarta mengadakan Khitanan Massal Gratis, Sabtu (15/4). Kegiatan social itu digelar masih dalam rangka Hari Lahir Pondok Pesantren ke-5 di wilayah Ponpes Ulul Albab Balirejo Yogyakarta. Khitanan ini diikuti 28 orang usia sekolah dasar dari berbagai daerah di Yogyakarta. Di antaranya Balirejo, Gendeng Gondokusuman, SDM Karangbendo, SD Nogopuro, Kepuh Wetan Bantul, SDN Sukowaten, Pringgokusuman, SD Demakijo, Mutihan RT4, SDN Lempuyangwati, Banguntapan Bantul dan Ngabean Kebumen. Selain gratis, peserta khitan mendapatkan bingkisan berupa seperangkat sarung, baju koko, peci dan sejumlah uang saku. Acara ini diawali dengan pembukaan dan sambutan Pengasuh Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo, KH. Ahmad Yubaidi, SH., S.Pd., MH.  Ia menyampaikan bahwa acara khitanan masal gratis ini bukan yang pertama namun sudah kelima kalinya. “Alhamdulillah acara khitanan seperti ini sudah yang kesekian diselenggarakan Ulul Albab, semoga kami terus dapat memberikan sesuatu buat masyarakat sekitar,” bebernya.

Selain itu, Kyai Ahmad Yubaidi yang juga dosen terbang di Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini juga sempat menanyakan testimoni kepada parawali peserta khitan tentang pendapat diadakannya khitanan masal gratis ini terkait hal yang perlu diteruskan untuk tahun-tahun mendatang. “Alhamdulillah para wali khitan mendukung dan mengapresiasi serta sangat berharap Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo dapat terus melanjutkan dakwah ini, sehingga selain membantu dan memfasilitasi masyarakat dalam melaksanakan sunah untuk anak laki-lakinya, juga membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan khitan kepada anak laki-lakinya,” ucap Yubaidi.

Lebih lanjut Ahmad Yubaidi juga memberikan semangat kepada para peserta sebelum berkhitan. Ia berpesan agar peserta memperbanyak membaca shalawat yang berguna untuk meminimalisir rasa cemas dan takut saat dikhitan. “Karena membaca shalawat ini juga dapat menjadi jurus yang dapat mengurangi rasa takut serta akan menambah keberanian kepada diri para peserta,” katanya.

Setelah mendapat sambutan dan wejangan dari Pengasuh Pondok Pesantren Ulul Albab, para peserta dan wali khitan diajak oleh Keluarga Ulul Albab yakni pengasuh dan seluruh santri untuk kirab keliling Kampung Balirejo yang diiringi dengan tim Hadrah Ulul Albab sebagai penyemaraknya. Para santri yang berpartisipasi juga telah membuat berbagai macam pernak pernik seperti balon, poster bertuliskan “Aku Anak Shaleh”, “Aku Cinta Nabi”. Keceriaan peserta setelah kirab dilanjutkan dengan pengarahan dari dokter pelaksana khitan yakni Dokter Suryono. Dokter ramah ini proses pelaksanaan khitan dengan laser serta hal-hal yang boleh dilakukan dan pantangan pasca dikhitan.

Proses pelaksanaan khitan berlangsung tertib dan teratur sesuai dengan nomer urut daftar ulang. Usai khitan peserta mendapat obat untuk dibawa pulang. Ada berbagai macam ekspresi yang tampak dari para peserta, sebagian besar memperlihatkan keceriaan yang menggambarkan perasaan lega dan bangga kepada dirinya sendiri. Kebahagiaan ini bisa dilihat dari ekspresi foto bersama keluarga pasca khitan. (SR)

 

Lihat Juga

TAGANA Beraksi Renovasi Rumah Perawan Tua

LOMBOK TENGAH, SR (24/04/2018) Ma’nah wanita paruh baya berumur 55 tahun kini tidak lagi memiliki ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *