Home / Pendidikan / BOS Triwulan II Siap Dicairkan
Kasubag Tugas dan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan S.Ag

BOS Triwulan II Siap Dicairkan

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN PROGRAM SUB BAGIAN TUGAS PERBANTUAN DIKBUD KABUPATEN SUMBAWA

Sekolah Diminta Segera Laporkan Triwulan I

SUMBAWA BESAR, SR (13/04/2018)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa menghimbau sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) segera memasukkan laporan penggunaan BOS Triwulan I. Hal ini dimaksudkan BOS Triwulan (TW) II dapat dicairkan sesuai jadwal. “Paling lambat tanggal 15 April laporan penggunaan BOS TW I ini sudah kami terima, biar Naskah Perjanjian Hibah (NPH) untuk TW II nya bisa segera diproses,” kata Kadis Dikbud Sumbawa melalui Kasubag Perbantuan, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag.

Selain dapat melaporkan secara on line, ungkap Ustadz Alwan—sapaan akrabnya, sekolah juga dapat membuat laporan secara of line formulir K1—K7A. Selanjutnya dari laporan tersebut, akan diproses Dinas Dikbud Sumbawa sampai terbitnya Surat Perintah Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP3B). “Untuk dana BOS TW II ini kita perkirakan awal Bulan Mei sudah cair sambil menunggu NPH rampung,” ujarnya.

Dia berharap laporan penggunaan BOS TW I ini dapat dimasukan sekolah penerima secara serentak, agar pencairan untuk TW II juga dapat dilakukan bersamaan. Untuk keperluan tersebut dalam waktu dekat ini Dinas Dikbud Sumbawa akan mengundang para Kepala UPT. Mereka nantinya (Kepala UPT), diminta untuk menyampaikan kepada sekolah penerima supaya segera memasukkan laporannya ke Dinas Dikbud Sumbawa, sebelum tanggal 15 April. “Sekolah yang telat memasukkan laporan konsekwensinya tidak dapat mencairkan dana BOS. Otomatis pencairan berikutnya pasti terganggu,” kata Alwan.

Terkait masalah pelaporan ini sambungnya, sekitar Mei nanti, tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga akan datang untuk melakukan pembinaan. Pembinaan ini dalam bentuk pelatihan peningkatan kapasitas pelaporan dana BOS. Nantinya Dinas Dikbud Sumbawa bakal mengumpulkan 10 sekolah inti terdiri dari kepala sekolah, komite dan bendahara untuk mengikuti pelatihan tersebut. “Kepala sekolah, komite dan bendahara sekolah inti ini akan diberikan pelatihan khusus oleh Kemendikbud. Sekolah inti ini juga kita harapkan dapat menularkan ilmu yang didapatnya kepada sekolah lain agar ke depan pelaporan dana BOS semakin baik,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sesuai NPH untuk TW II ini dana BOS yang dicairkan sebesar 40% dari total pencairan per tahunnya. Untuk SMP negeri, total dana BOS TW II yang dicairkan sebesar Rp 7,4 miliar lebih, dan SMP swasta Rp 418 juta lebih. Sementara SD negeri Rp 15 miliar lebih, dan SD swasta Rp 469 juta lebih. Sedangkan total dana BOS yang diterima jenjang SMP negeri untuk tahun 2018 mencapai Rp 18,6 miliar lebih, dengan jumlah penerima 18.699 siswa. SMP swasta Rp 1 miliar lebih dengan penerima 1.046 siswa. SD negeri sebesar Rp 37,7 miliar lebih dengan jumlah siswa penerima 47.158 orang. SD swasta Rp 1,1 miliar lebih dengan penerima 1466 siswa. “Total dana BOS tahun 2018 ini berdasarkan asumsi NPH TW I. Angka ini bisa saja berubah sewaktu-waktu saat ada mutasi siswa maupun ketika penerimaan siswa baru,” demikian Mohammad Husnul Alwan. (JEN/SR)

Lihat Juga

Sosok Kartini dari Pedalaman Hutan Tanaman Industri

LAMPUNG, SR (21/04/2018) Menjadi abdi pendidikan memang memiliki kenikmatan tersendiri, bagi mereka yang mencintai pendidikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *