Home / HukumKriminal / Jambret Pelajar, Mantan Ketua BPD Dihakimi Massa

Jambret Pelajar, Mantan Ketua BPD Dihakimi Massa

SUMBAWA BESAR, SR (19/03/2018)

NPK (37) harus dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis. Kondisi mantan Ketua BPD di salah satu desa wilayah Kabupaten Sumbawa ini babak belur akibat dihajar massa, Minggu (18/3) pukul 10.30 Wita. Pria bertato tersebut tertangkap massa setelah menjambret kalung emas seorang pelajar di jalan raya Hotel Tambora, Sumbawa. Beruntung polisi cepat turun tangan. NPK langsung dilarikan ke RSUD dan kini menjalani opname di ruang Zaal Bedah dijaga ketat aparat kepolisian. Dari tangannya diamankan barang bukti kalung emas seberat 4 gram, sebilah pisau, jaket, dan sepeda motor Suzuki Satria F EA 3249 FA.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Zaki Maghfur SIK, Senin (19/3) menuturkan, sebelum kejadian korban Sonia Theressa (17) dibonceng rekannya, Dewa melintas di depan Hotel Tambora. Tanpa diduga muncul pelaku dari arah sebelah kanan langsung menarik kalung di leher korban. Pelaku pun dan diteriaki korban sambil melakukan pengejaran ke arah SPBU Kebayan. Selain keduanya, ada saksi lainnya yang ikut mengejar pelaku yang tancap gas ke Kampung Irian berbelok menuju Simpang 4 Zu Bento. Namun naas pelaku mengalami kecelakaan lalulintas menabrak sepeda motor warga yang melintas di lokasi tersebut. Pelaku terjungkal di aspal. Warga yang mengetahui jika pelaku baru saja beraksi seketika bergerak. Seperti dikomando pelaku dihajar beramai-ramai. Secara bersama muncul anggota polisi melintas di TKP. Guna menghalau massa yang menggebuk pelaku, anggota ini mengeluarkan tembakan peringatan di udara lalu mengevakuasi pelaku dari kerumuman massa.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah beraksi di dua TKP. “Kami menjeratnya dengan pasal 365 ayat 1 KUHP dan atau pasal 362 KUHP jo pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api. Untuk pemeriksaan lebih lanjut kami masih menunggu pelaku pulih sakitnya dan kini masih dirawat di RSUD Sumbawa,” jelas perwira ramah ini.

Di bagian lain, AKP Zaky menghimbau masyarakat untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok, dan membawa barang berharga lainnya yang memunculkan niat pelaku untuk melakukan tindakan kejahatan. “Tetaplah waspada karena kejahatan selalu mengintai,”  imbuhnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Dibantai di Sawah, Seorang Petani Tewas Bersimbah Darah

SUMBAWA BESAR, SR (24/04/2018) Patacora (55) ditemukan tewas bersimbah darah di pematang sawah, Orong Tengah, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *