Home / HukumKriminal / 10 Pekerja Café Terjaring Pol PP

10 Pekerja Café Terjaring Pol PP

SUMBAWA BESAR, SR (15/03/2018)

Sebanyak 10 waitress café di wilayah Sampar Maras, Kecamatan Badas, terjaring Satuan Dinas Pol PP Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/3). Mereka diangkut dari kos-kosannya di Dusun Empan, Desa Badas, setelah tidak mengantongi identitas diri. Dari 10 waitress ini, dua di antaranya bersama pasangan dan mengaku sebagai suami istri. Namun mereka tidak dapat menunjukkan surat nikah.

Kadis Pol PP melalui Kabid Trantibum, Desire Jadi menyebutkan 10 waitress yang terjaring ini tidak memiliki surat keterangan domisili, dan sebagian besar mereka berasal dari luar Sumbawa yakni Jawa dan Lombok. Setelah mereka didata, pihaknya memanggil pemilik café

mengurus kartu domisili daerah asal untuk kepentingan tertib administrasi kependudukan. Jika di antara waitress ini teridentifikasi sebagai PSK dan sering terjaring, akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dikirim ke Panti Rehabilitasi Budi Rini guna dilakukan pembinaan lebih lanjut. Bagaimana dengan dua pasangan yang tanpa surat nikah ? Desire menyatakan akan memanggil orang tuanya masing-masing. “Operasi ini dilakukan secara rutin dengan menyasar rumah kontrakan, kos-kosan, taman kota dan lokasi lainnya yang dianggap bisa menimbulkan kerawanan keamanan dan ketertiban umum,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Waspada ! Jambret Payudara Kambuh Lagi

SUMBAWA BESAR, SR (24/04/2018) Masyarakat terutama para gadis kudu waspada. Pasalnya aksi jambret payudara kambuh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *