Home / MATARAM / Dari Pesantren Lahir Bintang-Bintang Bangsa

Dari Pesantren Lahir Bintang-Bintang Bangsa

MADURA, SR (12/02/2018)

Gubernur NTB Dr TGH. M. Zainul Majdi saat Sarasehan di Pondok Pesantren Syaikhona Kholil, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, Minggu (11/2) meyakini bahwa dari dari Pondok Pesantren lah akan lahir generasi cerdas, berakhlak mulia yang akan menjadi bintang-bintang bangsa atau generasi penerang nusantara di masa mendatang. Sebab di pondok pesantren tidak hanya diajarkan bagaimana membaca kitab-kitab dan memahami isi Al-quran dan bagaimana belajar agama yang baik. Namun di pesantren juga diajarkan bagaimana mencintai Indonesia ini dengan setulus hati. “Pondok pesantren adalah tempat menempa cinta tanah air,” tegas Gubernur di hadapan ratusan santri.

Melihat perjuangan bangsa lanjut TGB, para pejuang kemerdekaan yang menggelorakan semangat perjuangan sebelum tahun 45 lahir, seperti mengusir Belanda Portugis Inggris dan Jepang adalah tokoh-tokoh yang lahir dari Pesantren. Karena itu gubernur yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut menitip pesan kepada seluruh santri yang hadir dalam sarasehan tersebut. TGB mengajak seluruh santri untuk senantiasa menghargai diri sendiri, tidak menganggap lebih rendah dibandingkan dengan pelajar-pelajar lain. “Jangan ada dalam pikiran antum semua bahwa kita ini diistilahkan generasi muda yang tidak seunggul yang lain, justru dari ponpes itulah keluar bintang bintang yang menerangi nusantara,” tegas TGB.

TGB juga mengajak para santri untuk memanfaatkan waktu sebaik baiknya selama berada di pondok pesantren. Belajar dengan sungguh-sungguh menimpa diri. Sebab jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka waktu yang ada saat ini akan berlalu begitu saja tanpa memberikan dampak apa apa. “Anda saat ini berada pada masa menyerap. Maka serap ilmu itu sekarang. Kalau nanti sudah lewat sudah susah,” pesan TGB.

Kepada seluruh santri TGB juga menyatakan bahwa di pesantren tidak hanya diajarkan tentang Alquran tidak hanya diajarkan tentang membaca kitab namun di pesantren diajarkan bagaimana akhlak mulia atau memiliki adab yang baik. “Apa yang anda lakukan sekarang akan tentukan kalian kelak saat terjun di masyarakat. Kalau sekarang malas tidak fokus itu akan menentukan masa depan,” ungkap Gubernur. (JER/SR)

Lihat Juga

Pilih Independen, Ali BD Ingin Bebas dan Mandiri Tanpa Intervensi

SUMBAWA BESAR, SR (22/02/2018) Calon Gubernur NTB, H. Moch. Ali Bin Dachlan mengaku banyak masyarakat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *