Home / HukumKriminal / Tim Satres Narkoba Polres Sumbawa Dapat Penghargaan

Tim Satres Narkoba Polres Sumbawa Dapat Penghargaan

SUMBAWA BESAR, SR (18/02/2018)

Keberhasilan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Sumbawa IPTU Mulyadi SH dan anggotanya dalam mengungkap kasus narkoba terbesar awal 2018 di lingkup Polda NTB ini, patut diacungi. Sebab dengan barang bukti 93,37 gram narkotika jenis shabu yang diamankan, tim yang terkenal cukup agresif tersebut telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari jeratan narkoba. Dengan keberhasilan ini cukup beralasan bagi Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT memberikan reward (penghargaan). Bahkan pemberian penghargaan ini dilakukan besar-besaran melalui upacara yang digelar secara khidmat, Sabtu 17 Pebruari 2018 kemarin. Mereka yang mendapat reward ini adalah IPTU Mulyadi SH (Kasat), Bripka Totok Ari Suwondo, Brigadir Angga Wasita, Brigadir Ricky Koesworo, Bripda Yudha Ade Maulana, Bripda Aswawi Aswandi, Bripda Valensa Vradika, dan Bripda Ahmad Zainuri. Pemberian penghargaan tersebut disaksikan Wakapolres, Kompol Ahmad Mansyur S.Ag, para kasat, sejumlah perwira, dan ratusan anggota.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT sebelumnya, mengakui jika kasus tersebut merupakan penangkapan terbesar di wilayah Polda NTB di awal Tahun 2018 ini. Tentu saja Ia menyambut keberhasilan anggotanya dengan bahagia. Karenanya sudah pasti pihaknya akan memberikan reward kepada jajaran Satres Narkoba. “Ini prestasi yang patut diberikan apresiasi, anggota Satres Narkoba khususnya yang telah berhasil mengungkap kasus narkoba ini akan diberikan  reward,” kata Kapolres.

Reward ini ungkap Kapolres, sengaja diberikan bertepatan dengan upacara rutin yang dirangkaikan dengan penyerahan sepeda motor operasional untuk para Babhinkamtibmas, 17 Februari. Ia berharap reward tersebut dapat memacu semangat para anggota baik yang mendapat reward maupun anggota lainnya untuk melaksanakan tugas dengan baik, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Seperti diberitakan, pengungkapan kasus narkoba terbesar sepanjang tahun ini bermula dari informasi masyarakat bahwa di Desa Berora, Kecamatan Lopok, sering terjadi transaksi Narkoba. Anggota Satres Nakroba yang dipimpin Kasatnya meluncur ke lokasi. Kediaman pelaku dikepung. Dari celah jendela terlihat pelaku sedang memisahkan paket besar ke paket yang lebih ekonomis dan siap untuk diedarkan. Setelah memastikannya, tim melakukan penggerebekan dengan cara mendobrak pintu. SUK yang sempat saling dorong dengan anggota, berhasil kabur melalui pintu belakang langsung menghilang di semak belukar sekitar rumahnya. Sebagian anggota berusaha mengejar namun kehilangan jejak, selain medan yang sulit karena rumah pelaku berada di pinggir sawah juga kondisinya gelap gulita. Sebagian lainnya mengamankan dua orang, EV dan Bob yang berada di dalam rumah. Dalam penggeledahan ditemukan empat poket besar dan satu poket kecil narkotika jenis shabu seberat 90,37 gram dan uang tunai Rp 66 juta. Barang bukti lainnya adalah 1 pipa kaca, 3 buah sumbu, 6 bundel plastic klip warna bening, 7 pipet berbentuk skop, 8 korek gas, 2 HP merk Nokia dan Samsung, timbangan, 2 gunting, dan tas warna coklat. Selanjutnya dua orang yang diamankan ini digeladang ke Polres Sumbawa dan dilakukan tes urine di RSUD Sumbawa. Hasilnya salah satu positif mengandung amphetamine. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Kejari Sumbawa Distribusi Bantuan ke Titik Gempa

SUMBAWA BESAR, SR (15/08/2018) Bantuan dari Kabupaten Sumbawa terus mengalir ke korban gempa di Pulau ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *