Home / Ekonomi / Setelah Pemulung, Kini Nasi Bungkus untuk Anak Yatim

Setelah Pemulung, Kini Nasi Bungkus untuk Anak Yatim

Program Jumat Menabung Relawan Nusantara Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (10/02/2018)

Berbagi nasi bungkus kepada para pemulung, tukang becak dan kaum dhu’afa setiap Hari Jumat itu sudah biasa dilakukan Komunitas Relawan Nusantara sejak 2017 lalu dan sampai sekarang masih berlangsung. Namun Jumat (9/2) kemarin, Relawan Nusantara melakukan hal yang berbeda. Mereka menyambangi TPQ Muhajirin, RT 01 RW 07 Lingkungan Jurulane, Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa. TPQ ini terdapat 35 santri yang didominasi anak yatim dan dhu’afa. Para santri sangat antusias dan bahagia menerima nasi bungkus yang dibawa para relawan.

Repi S, Koordinator Relawan Nusantara Sumbawa menjelaskan, kegiatan Jum’at Menabung (menebar nasi bungkus) adalah program rutin yang dilaksanakan Relawan Nusantara. Hal ini dapat terlaksana karena adanya kepercayaan dari para donatur. “Kami hanya memfasilitasi antara donatur dan penerima manfaat,” kata Repi—sapaan pria enerjik ini.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang melalui bantuannya, Relawan Nusantara bisa bahagia. “Karena donaturlah kami bisa tumbuh dan berkembang,” ucap Repi.

Adapun esensi dari kegiatan Jum’at Menabung adalah menumbuhkan budaya sedekah pada Hari Jum’at, sebagai hari yang paling berkah di antara hari-hari lainnya. Apabila ada yang ingin berdonasi (berbagi), pihaknya selalu siap untuk menyalurkan kepada yang berhak.

Fajrin Sakinah, anggota Relawan Nusantara Sumbawa yang menjadi penanggung jawab kegiatan Jum’at Menabung mengakui ada yang berbeda dari biasanya pada Jumat (9/2) kemarin. Biasanya mereka membagi nasi bungkus ke rumah-rumah warga, kini difokuskan di TPQ Muhajirin, RT 01 RW 07 Kampung Jurulane Kelurahan Brang Bara. Karena di TPQ ini terdapat 35 santri yang didominasi anak yatim dan dhu’afa. “Alhamdulillah, kami sangat senang bisa berbagi dan menyaksikan senyum dan tawa bahagia dari anak-anak yatim ini,” timpal Richo Candra, anggota Relawan Nusantara lainnya.

Di tempat yang sama, Pembina TPQ Muhajirin, H. Mursalim (60) menyampaikan terima kasih kepada anggota Relawan Nusantara atas kepeduliannya kepada para santrinya. Ia mengakui jika santri binaannya didominasi anak yatim dan kaum dhu’afa. Karenanya sesuatu yang sangat membahagiakan apabila didatangi, apalagi memberikan sesuatu berupa nasi bungkus. “Tentu, sebelum dinikmati kami akan berdo’a bersama, semoga yang memberikan dan yang mengantarkan mendapat balasan pahala dari Allah SWT,” pungkasnya. (SR)

Lihat Juga

Status Gunung Merapi di Level II, Radius 3 KM Dikosongkan

BALI, SR (22/05/2018) Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang ditandai dengan beruntunnya letusan freatik dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *