Home / Ekonomi / Lestarikan Hutan di DAS Moyo, PT. SJR Tanam 33.880 Pohon
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah melakukan penanaman pohon secara simbolis

Lestarikan Hutan di DAS Moyo, PT. SJR Tanam 33.880 Pohon

Gandeng KPH Ropang dan PT XL Axiata

SUMBAWA BESAR, SR (23/01/2018)

PT. Sumbawa Juta Raya (SJR) kembali membuktikan komitmennya untuk terus berkonstribusi bagi masyarakat dan daerah ini. Salah satunya memberikan kepedulian bagi kelestarian hitan di Kabupaten Sumbawa. Dengan memanfaatkan momen HUT Kabupaten Sumbawa ke-59, perusahaan tambang emas yang beroperasi di wilayah bagian selatan Sumbawa ini menggandeng Balai KPH Ropang dan PT. XL Axiata melaksanakan penanaman pohon di kawasan hutan negara wilayah DAS (Daerah Aliran Sungai) Moyo, Desa Mamak, Kecamatan Lopok, Selasa (23/1). Sebanyak 33.880 batang pohon ditanam dengan luas lahan 1.100 hektar (Ha). Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Direktur PT. Sumbawa Juta Raya (SJR), Edi Prikantono, Ketua DPRD Sumbawa Lalu Budi Suryata SP, Kapolres AKBP Yusuf Sutejo SIK MT, Kajari Paryono SH MH dan Kepala BLH Ir. Sigit Wratsongko, yang melakukan penanaman pohon secara simbolis.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi hutan Sumbawa sudah mendekati rusak, jika tidak segera ditanggulangi akan menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius. “Inilah fungsi penanaman hari ini untuk mengembalikan fungsi hutan,” ujar Wabup.

Wabup melihat, penanaman tersebut selain mengembalikan fungsi hutan juga bisa memberikan keuntungan untuk semua pihak terutama masyarakat. “Jadi fungsi hutan dikembalikan, masyarakat dapat hasil, kesejahteraan juga didapat,” ujar orang nomor dua di daerah ini.

Sebelumnya Kepala Balai KPH Ropang (Unit XII) NTB H. Sukirman Sindu Siregar melaporkan, bahwa DAS Moyo merupakan daerah aliran sungai prioritas nasional untuk dipulihkan. Pemegang IPPKH yang berada di Sumbawa adalah perusahaan yang berkomitmen tinggi yang melaksanakan salah satu kewajibannya dengan melaksanakan penanaman pohon sebanyak 33.880 batang oleh PT. SJR dengan luas 1.100 Ha selama 7 tahun (2017-2023) dan PT. XL Axiata 7.260 batang dengan luas 6 Ha, juga melaksanakan penanaman tanaman buah-buah produktif sumbangan dari BPDASHL sejumlah 300 batang.

Sementara itu Direktur PT. SJR, Edi Prikantono menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penanaman rehabilitasi DAS, perusahaannya mengadakan kerjasama operasional dengan Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Ropang dibantu kelompok tani yang ada di wilayah terdekat. Diharapkan, hasil penanaman dapat berfungsi untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS), sehingga daya dukung, produktifitas dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga. (JEN/SR/Adv)

 

Lihat Juga

Status Gunung Merapi di Level II, Radius 3 KM Dikosongkan

BALI, SR (22/05/2018) Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang ditandai dengan beruntunnya letusan freatik dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *