Home / Kesehatan / 518 Discreening, 308 Pasien Sukses Jalani Operasi Katarak Gratis

518 Discreening, 308 Pasien Sukses Jalani Operasi Katarak Gratis

KERJASAMA PUBLIKASI SAMAWAREA DENGAN RUMAH SAKIT MANAMBAI ABDULKADIR

SUMBAWA BESAR, SR (04/12/2017)

Sebanyak 308 warga Kabupaten Sumbawa mengikuti Operasi Katarak Gratis. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara TNI, Kementerian Kesehatan, dan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Desember ini memiliki Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir (RSMA) sebagai tempat pelaksanaan operasi. Selain RSMA yang mewakili Dinas Kesehatan NTB, kegiatan bermanfaat tersebut juga melibatkan Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Wirabhakti Mataram, Kodim 1607 Sumbawa, dan Perdami.

Direktur RSMA, dr. Syamsul Hidayat melalui Kabag TU, Drs. Hayatuddin MM yang ditemui wartawan di ruang kerjanya Senin (4/12) mengatakan, Operasi Katarak ini merupakan kegiatan pemerintah pusat yang bertujuan untuk percepatan eliminasi kebutaan akibat katarak di Indonesia. Di NTB sendiri kegiatan tersebut dilaksanakan di dua tempat. Untuk Pulau Lombok dilaksanakan di Lombok Timur dan Pulau Sumbawa di Kabupaten Sumbawa yang dipusatkan di RSMA. Ditargetkan sebanyak 300 pasien katarak tertangani. Pada hari pertama, 80 pasien berhasil dioperasi, berlanjut di hari kedua 148 orang dan sisanya dituntaskan Selasa hari ini. “Hingga hari terakhir ini kami sudah melakukan screening terhadap 518 pasien. Yang sudah dioperasi 308 pasien. Karena Lombok Timur kekurangan pasien, kami  menambah 39 orang pasien lagi untuk menutupi kekurangan tersebut,” jelas Hayat—akrab pejabat ini disapa.

Terhadap pasien yang belum tertangani tapi sudah discreening, menurut Hayat, bukan termasuk penderita katarak. Ada juga yang menderita penyakit mata lain sehingga tidak lolos untuk dilakukan operasi. Sebab jika dipaksakan untuk dioperasi, mata pasien tersebut berakibat tidak berfungsi dengan baik. “Ada penderita yang kataraknya masih tipis, jadi tidak bisa dioperasi. Kami mendahulukan pasien dengan katarak yang sudah tebal,” ujar Hayat.

Untuk melaksanakan program ini, ungkap Hayat, RSMA sudah melakukan persiapan sejak lama. Kegiatannya melibatkan semua pihak terkait dan membentuk panitia. Selain itu RSMA menyiapkan ruang operasi. ‘’Pada prinsipnya kami sudah sangat siap untuk melaksanakan kegiatan ini. Sebab kegiatan ini adalah agenda tahunan kami dan selalu siap membantu masyarakat melayani operasi,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol (ARM) Sumanto S.Sos mengaku bersyukur dapat melaksanakan kegiatan social berupa Operasi Katarak Gratis yang dipusatkan di Kabupaten Sumbawa ini dengan baik dan lancar. Selain itu target yang diberikan Kementerian Kesehatan sebanyak 300 orang ini bisa terpenuhi. Dalam kegitan ini, pihaknya melibatkan Koramil melalui Babinsa di tiap-tiap desa untuk merekrut pasien di wilayah binaannya masing-masing. Adanya operasi ini disambut antusias masyarakat, dibuktikan  dengan banyaknya yang mendaftar. Dandim berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Tentunya harus ada inisiatif dari Kepala Daerah dan tidak harus menunggu program dari pusat untuk melaksanakannya. Pemerintah harus lebih aktif mendeteksi masyarakat yang memiliki masalah kesehatan. TNI ungkapnya, akan selalu siap membantu semua program yang berhubungan dengan masyarakat terutama di bidang kesehatan ini. (ADVERTORIAL)

Lihat Juga

Gubernur NTB: 1000 Hari Pertama Kehidupan Penentu Kualitas SDM

MATARAM, SR (23/11/2017) Pentingnya peran wanita sebagai ibu dalam melahirkan dan “mencetak” generasi yang berkualitas ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *