Home / Pendidikan / Tiga Srikandi SDIT SC Borong Juara Dacil se-Kabupaten Sumbawa
Tiga Srikandi SDIT SC: Nahda Aura, Afiqah dan Liana Khaliza didampingi Kepala SDIT Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si

Tiga Srikandi SDIT SC Borong Juara Dacil se-Kabupaten Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (20/11/2017)

Predikat sebagai sekolah berprestasi tetap tersemat pada SDIT Samawa Cendekia (SC).  Capaian membanggakan terus diraih sekolah  tersebut.  Kali ini sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Dea Mas itu kembali menambah perbendaharaan prestasi setelah berhasil memborong gelar juara pada Lomba Dacil 2017 se-Kabupaten Sumbawa, Minggu (19/11) kemarin. Dalam lomba tersebut, Nahda Aura meraih juara I, Afiqah juara III dan Liana Khaliza juara V. Tiga Srikandi SDIT SC yang masih duduk di bangku kelas 2 dan 3 ini berhasil menyisihkan 70 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa. “Alhamdulillah meski tidak juara umum, capaian ini sudah sangat membanggakan. Dari awal saya mendampingi mereka, saya selalu memotivasi mereka. Awalnya tidak jarang mereka pesimis, tapi alhamdulillah mereka (para peserta dari SDIT) dapat melaluinya dengan baik,” ungkap Ustazah Feby selaku pembina para peserta Dacil SDIT kepada SAMAWAREA, Senin (20/11).

Rasa bangga juga diungkapkan Kepala SDIT setempat, Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si. Meski siswanya gagal mempertahankan gelar juara umum, tapi capaian yang dihasilkan membuatnya bahagia. “Yang sangat membanggakan dan mengharukan saya, kami punya cukup banyak stok siswa-siswa berbakat. Yang juara ini baru kelas 2 dan kelas 3, ini bagi saya sangat luar biasa,” ucapnya.

Untuk diketahui sebelum ini sederet prestasi telah diukir sekolah dan siswanya. Sebelumnya juara 1 MTQ golongan Tartil, juara umum Pildacil 2016, juara 1 English Contest, juara 1 OSN bidang IPA, juara 3 O2SN Cabor Silat, juara 3 Tahfidz juz 30, juara 1 English Song, dan juara 1 menggambar kartun Manga. Kemudian Juara Harapan I Tahfidz juz 30 tingkat propinsi, Finalis Best Top Ten Olimpiade IPA, Matematika, Bahasa Inggris tingkat nasional di Surabaya yang diselenggarakn Topaz Global Education. Selain SDIT SC, SMPIT SC pun demikian. Meski baru seumur jagung tapi telah berhasil masuk 10 besar Olimpiade PAI se-Kabupaten Sumbawa yakni Lomba Pidato juara 8, dan Kaligrafi juara 7, serta juara 4 pidato tentang Naekoba dalam rangka Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Sumbawa, serta Juara 4 Lomba Dongeng yang digelar Lembaga Bahasa NTB.

Tentunya raihan ini tidak datang dengan sendirinya. Semua ini terwujud karena kerja keras guru pembinanya di sekolah serta kolaborasi yang apik dari orang tua di rumah. Karenanya Ustadz Sam panggilan mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa ini menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkonstribusi menjadi mentor bagi anak-anak di sekolah dan di rumah.

Selain pembinaan system pembelajaran juga memiliki pengaruh yang positif. Dijelaskan Ustadz Sam, sekolah yang dipimpinnya menganut prinsip pembelajaran integratif atau terpadu dengan nilai-nilai Islam sebagai jiwa dan semangatnya. Itu sebabnya dinamakan sekolah Islam terpadu. Kurikulumnya 100% nasional ditambah kurikulum khas ke-Islaman yang mendukung pembentukan karakter. Selain pembiasaan ibadah dan literasi Qur’an untuk semua kelas, mulai tahun ini siswa-siswa kelas 5, 6 dan 7 akan dibiasakan Berbahasa Inggris setiap hari. Sekolah ini juga akan dikelola dengan konsep eduwisata, dimana siswa dan wali murid akan diberi ruang olahraga dan relaksasi khusus Hari Sabtu-Ahad di kompleks sekolah dengan menunggang kuda, kerbau, jogging dan memanah. “Mimpi kami sederhana saja yaitu menjadikan sekolah dasarnya sebagai “the second home for our children” (rumah kedua bagi anak-anak kita) dan SMP-nya sebagai “the home for character building and achievements” (rumah untuk membangun karakter dan meningkatkan prestasi). Komitmennya juga sederhana yaitu bagaimana bisa menjadi yang terdepan dalam berkonstribusi untuk Sumbawa hebat dan bermartabat,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

KSB Kekurangan Khotib, IKADI Gelar Pelatihan Khotib

SUMBAWA BARAT, SR (10/12/2017) Kabupaten Sumbawa Barat mengalami kekurangan khotib. Ini terlihat dari sulitnya para ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *