Home / Ekonomi / Pemerintah dan Rakyat KSB Deklarasikan Diri Basmi Kemiskinan

Pemerintah dan Rakyat KSB Deklarasikan Diri Basmi Kemiskinan

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFO SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (14/11/2017)

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendeklarasikan diri untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan di Bumi Pariri Lema Bariri ini. Deklarasi yang digelar di Lantai III Setda setempat, Senin (13/11) dipimpin Wakil Bupati, Fud Syaifuddin ST dihadiri Bupati Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM dan sejumlah pejabat. Deklarasi ini diawali dengan penetapan hasil verifikasi dan validasi basis data terpadu program fakir miskin tingkat kabupaten untuk perlindungan sosial tahun 2017.Dalam Keputusan Bupati Sumbawa Barat nomor 3803 tahun 2017 tentang Penetapan Hasil Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu Program Fakir Miskin untuk Program Perlindungan Sosial Kabupaten Sumbawa Barat 2017 menyebutkan jumlah kepala keluarga 1.565/4.412 atau 3,27%, hasil ini merupakan deklarasi finalisasi tingkat kabupaten yang sebelumnya sudah dilakukan deklarasi tingkat kecamatan dan desa.

Dengan suara lantang Wabup membacakan isi deklarasi yang diikuti semangat bergemuruh ribuan orang yang memadati aula. Isi deklarasi adalah “Bahwa pada hari ini Senin tanggal 13 November 2017 kami pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat mendeklarasikan dan berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat, mengalokasikan anggaran melalui APBD, APBDes, dan sumber lainnya yang sah untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang miskin agar keluar dari garis kemiskinan untuk hidup layak dan sejahtera”.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W Musyafirin MM mengaku terharu. Dengan suara terbata-bata Bupati menyatakan bahwa ujian Allah tidak hanya kekayaan tapi juga kemiskinan. Hal ini agar orang yang mampu dapat membantu yang miskin. Dan menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya. Bupati mengakui jika masih banyak hal yang belum bisa diperbuat. Namun patut disyukuri dengan semangat awal terbentuknya KSB untuk mensejahterakan masyarakat semakin hari kian menunjukan kemajuan dan arah yang lebih baik. Di KSB ini cukup banyak etnis bukan hanya Samawa, Sasak dan Mbojo (Sasambo) tapi juga dari Jawa, Bugis, dan lainnya. Ia ingin menekan agar bangga menjadi bagian dari keluarga KSB. “Kita harus punya visi misi yang sama dalam membangun KSB ini,” cetus orang nomor satu di KSB ini.

Menurutnya, tujuan pembangunan adalah membangun manusianya sehingga visi misi untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat dapat terpenuhi. “Saya minta kades, lurah, dan camat untuk mengurusnya masyarakatnya secara maksimal. Seluruh kebutuhan masyarakat yang masuk kategori miskin kita penuhi melalui intervensi APBDes, APBD, bahkan anggaran pusat sekaligus,” ujarnya.

Untuk mengidentifikasi masyarakat miskin di KSB, pihaknya telah melakukan pendataan berlapis sebanyak tiga kali untuk memastikan data valid dan bisa dipertanggungjawabkan, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. “Ini hasil kerja keras kita semua karena dari 16 indikator sekitar 75% intervensi PDPGR langsung, kita sudah mempersiapkan program khusus buat masyarakat yang masih miskin salah satunya dengan membuatkannya rekening individu dan dari rekening itu akan diberikan bantuan langsung ke sasaran agar bisa memenuhi hak hak dasarnya,” demikian figur luar biasa ini. (HEN/SR)

loading...

Lihat Juga

TP4D Cek Pembangunan Gedung Kejaksaan, DPMPTSP dan Diskoperindag

SUMBAWA BESAR, SR (20/11/2017) Setelah melakukan monitoring Proyek Pembangunan Pasar Brang Bara, Senin (20/11) sore, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *