Home / MATARAM / Fatih Seferagic Sebut NTB Negeri Para Pencinta Al-Qur’an

Fatih Seferagic Sebut NTB Negeri Para Pencinta Al-Qur’an

MATARAM, SR (20/11/2017)

Fatih Seferagic, seorang pemuda penghafal Al-Qur’an kelahiran Bosnia yang saat ini tinggal di Amerika, mengungkapkan bahwa selama berkunjung ke berbagai negara, belum pernah menemukan negeri seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) yang penduduknya begitu mencintai Al-Qur’an. Pemuda Hafidz berusia 22 tahun tersebut menegaskan hal itu pada acara “Dakwah dari NTB untuk Dunia bersama Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan Fatih Seferagic” di Masjdi Hubbul Wathan, Islamic Center, NTB, Minggu (19/11) malam.

Selain negeri penghafal Alquran, NTB saat ini sedang membangun pariwisata yang dikenal dengan “Muslim Friendly Tourism. “Ini yang menjadi alasan saya berkunjung ke NTB,” tuturnya di hadapan ribuan masyarakat yang memenuhi IC.

Gubernur TGB yang hadir didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi terlebih dahulu membuka acara dengan membaca salah satu ayat Alquran, yang kemudian meminta Fatih melanjutkan ayat tersebut. Ternyata Fatihpun dapat melanjutkannya dengan sangat fasih dan sempurna.  Ayat tersebut sengaja dipilih, kata TGB, karena bercerita tentang do’a dua orang nabi, yaitu Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ketika membangun kembali Ka’bah. Gubernur kemudian mengajak para pemuda NTB untuk senantiasa mengambil inspirasi dari Fatih, seorang pemuda penghafal Al-Qur’an, untuk menghiasi hidup dengan cahaya Al Qur’an. “Seharusnya anak-anak NTB yang lahir di Bumi Seribu Masjid ini, ada yang menyebarkan cahaya dan kebaikan Al-Qur’an di seluruh Indonesia,” ungkap TGB.

Dalam dakwahnya, Fatih memotivasi para pemuda untuk tidak pernah meninggalkan sholat, sebagai fondasi utama dalam Islam. Sebab, jika seorang hamba dalam hidupnya tidak melaksanakan sholat, maka apa yang bisa ditunjukkan kepada Allah bahwa seorang hamba itu adalah seorang Muslim. “Jika sholatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya,” ungkapnya dalam Bahasa Inggris.

Selain itu, Fatih menjelaskan bahwa untuk melaksanakan ibadah sholat, seorang hamba tidak perlu menunggu menjadi orang baik baru taat melaksanakan sholat. Justru, sholatlah yang akan memperbaiki akhlak seorang muslim. “Sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan perbuatan keji dan mungkar,” ungkap pria yang juga seorang Qori’ tersebut.

Di akhir dakwahnya, Fatih menceritakan bagaimana dia bisa mencintai dan menghafal Al-Qur’an. Ia menyebut bahwa ibunyalah yang menyebabkannya dapat menghafal Al-Qur’an saat ini. Mulai usia sembilan tahun, pemuda yang saat ini tidak lagi tinggal bersama ibunya itu, mengaku masih senang bermain, layaknya anak lain. Ibunya mendorong agar Fatih mencintai Al Qur’an. Namun, dia bersyukur karena berkat dorongan ibunya, saat ini bisa diundang berbagai negara untuk membacakan Al Qur’an. Karenanya, Fatih mengajak pemuda NTB untuk mencintai dan menjaga Al Qur’an dengan senantiasa menghafalkan. Tidak masalah seberapa surat dan ayat yang bisa dihafal. Yang penting dalam dirinya ada Al Qur’an. Di akhir acara, Fatih membacakan Surat Al Fatihah dengan berbagai versi bacaan. (JER/SR)

 

Lihat Juga

KSB Kekurangan Khotib, IKADI Gelar Pelatihan Khotib

SUMBAWA BARAT, SR (10/12/2017) Kabupaten Sumbawa Barat mengalami kekurangan khotib. Ini terlihat dari sulitnya para ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *