Home / Ekonomi / Peluang Sumbawa Jadi Tuan Rumah Sail Indonesia 99 Persen

Peluang Sumbawa Jadi Tuan Rumah Sail Indonesia 99 Persen

SUMBAWA BESAR, SR (10/10/2017)

Kabupaten Sumbawa terus melakukan pembenahan dan percepatan pembangunan bidang kepariwisataan. Setelah tahun lalu mengajukan proposal sebagai tuan rumah Sail Indonesia kepada pemerintah pusat, tahun 2018 peluangnya semakin terbuka lebar.

Tim Percepatan Pariwisata Bahari Kementerian Pariwisata yang dipimpin Dr Aji Sularso melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Sumbawa untuk melihat lokasi potensial Sail Indonesia 2018. Setelah melakukan kunjungan lapangan, Dr. Aji Sularso yang juga menjadi Chief Executive Sail Indonesia malakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sumbawa di Pendopo Wakil Bupati Sumbawa, Sabtu (7/10) malam lalu.

Bupati Sumbawa yang telah mendelegasikan tugas kepada Wakil Bupati untuk menerima kunjungan tamu tersebut didampingi oleh beberapa perangkat daerah terkait antara lain Kepala Bappeda, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Kadis PMPTSP, Kadis Perhubungan, Kadis Kominfotik, Kadis Perakim dan Sekretaris Komisi III DPRD Sumbawa.

Sinyalemen kuat bahwa Kabupaten Sumbawa akan ditunjuk pemerintah pusat disampaikan Dr. Aji Sularso. “Saya dapat sinyal kuat, Sail Sunda Kecil 2018, NTB khususnya Sumbawa sebagai tuan rumah. Peluangnya 99 persenlah,” tukasnya kepada SAMAWAREA usai pertemuan di kediaman Wabup. Hal ini senada disampaikan Kadis Pariwisata Provinsi NTB Drs. H. L. M. Faozal, M.Si saat menyampaikan materi di Pelatihan Pengelola Homestay dan Desa Wisata di Hotel Tambora 4 Oktober lalu. Faozal menyampaikan agar Kabupaten Sumbawa mempersiapkan diri secara serius menyambut Sail Indonesia 2018. Ketika itu Faozal meminta Sumbawa menunjukkan beberapa lokasi potensial kepada Tim Sail Indonesia yang berkunjung ke Sumbawa.

Selanjutnya Dr. Aji Sularso menyampaikan, event nasional yang lokasinya digilir setiap tahun ini telah mengangkat nama daerah sebagai ikon pariwisata. Mulai dari Sail Bunaken Sulawesi Utara 2009, berlanjut ke Sail Banda Ambon, Sail Komodo, Sail Wakatobi, Sail Motote, hingga Sail Sabang Aceh tahun ini yang puncaknya nanti pada awal Desember.

Tahun depan, mengawali agenda Sail Sunda Kecil dengan NTB sebagai tuan rumah, mengambil dua lokasi. Yakni di Lombok khususnya di Pelabuhan Lembar dan di Kabupaten Sumbawa. Bisa diawali dengan perjalanan kapal, rally dari Sumbawa. “Pengalaman Sail Indonesia tahun ini, selama tiga hari di Sumbawa mendapat respons positif dari wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal pesiar. Tahun depan, dengan menjadi tuan rumah bisa menjadi starting poin promosi pariwisata di Sumbawa,” ujarnya.

Terkait dengan hal ini, Kementerian Pariwisata akan memberikan dukungan anggaran dari sisi pengembangan dan promosi wisata hingga jaringan wisatawan dunia. Sementara Kementerian lain akan membantu dari sisi infrastruktur. Kementerian PUPR misalnya, mensupport dari sisi infrastruktur.

Seperti Sabang tahun ini yang mendapat bantuan sarana pelabuhan. Namun semuanya juga tergantung dari kesiapan daerah menerima limpahan tamu asing termasuk dari sisi sarana yang mampu mendukung kenyamanan wisatawan mancanegara. “Daerah harus all out mempersiapkan diri. Apalagi waktunya juga kurang dari setahun, karena diperkirakan acara puncak Sail Sunda Kecil 2018 pada Bulan September. Apa yang menjadi kebutuhan, bisa langsung diajukan proposalnya ke pusat. Kami tim percepatan pariwisata bahari juga berkolaborasi dengan kementerian lainnya,” jelas Aji.

Sumbawa mulai sekarang harus membuat ikon wisata bahari yang mendunia. Misalnya menggelar event diving internasional dengan spot diving paling bagus di sekitar Pulau Moyo. Artinya untuk pra event Sail perlu dikonsentrasikan di Sumbawa. Mengingat Pulau Lombok sudah lebih dulu terkenal. “Jadi begitu nanti diundang rapat oleh pusat untuk Sail ini, Sumbawa sudah siap. Dengan demikian tak menutup kemungkinan Sumbawa menjadi lokasi puncak yang akan dihadiri Presiden. Semuanya tergantung kesiapan dan kelayakan terutama dari sisi sarana,” urainya.

Menanggapi sinyal tersebut Wabup Drs. H. Mahmud Abdullah menyatakan kesiapan Pemkab Sumbawa menjadi tuan rumah. Langkah awal dengan membangun forum bersama yang melibatkan OPD terkait termasuk DPRD. Forum ini untuk memudahkan koordinasi termasuk dengan Tim Percepatan Pariwisata Bahari yang akan intens melakukan pertemuan di Sumbawa. “Kita nanti akan saling terbuka, termasuk apa kelemahan kita. Kita masih punya waktu satu tahun. Untuk kebutuhan awal menyambut Sail, kita upayakan anggarannya di APBD 2018,” tandas Wabup.

Demikian pula Sekretaris Komisi III DPRD Sumbawa, Agus Salim Okak yang hadir di pertemuan pun mendukung Sumbawa sebagai tuan rumah. Sinergisitas eksekutif dan legislatif penting untuk membangun Sumbawa. Makanya dari sisi politik anggaran pihaknya juga akan memberikan dukungannya.

Bahkan Agus optimis Dr. Aji Sularso dan tim dapat membantu menyakinkan pusat untuk memastikan Sumbawa sebagai tuan rumah Sail 2018. “Saya optimis, tim ini dapat membantu Sumbawa. Agar agenda pariwisata ini nantinya dapat memberikan manfaat lebih besar bagi Sumbawa. Apalagi kita punya potensi di Pulau Moyo, mulai dari wisata diving, snorkeling dan lainnya. Sekitar Teluk Saleh dengan akuarium dunianya. Inilah kekuatan kita,” pungkasnya. (*)

loading...

Lihat Juga

Lokasi di Bukit, Puskesmas Batulanteh akan Direlokasi

SUMBAWA BESAR, SR (16/10/2017) Puskesmas Batu Lanteh, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa akan direlokasi. Selain ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *