Home / Ekonomi / FPM 2017, Wisatawan Meningkat 2 Persen dan Uang Beredar 10,72 M
Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi selaku Ketua Panitia FPM 2017

FPM 2017, Wisatawan Meningkat 2 Persen dan Uang Beredar 10,72 M

SUMBAWA BESAR, SR (08/10/2017)

Pelaksanaan Festival Pesona Moyo (FPM) 2017 selama satu bulan (10 September—8 Oktober) memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan daerah. Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan namun juga uang beredar di daerah sepanjang FPM ini cukup besar.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi yang merupakan Ketua Panitia FPM 2017 melaporkan kunjungan wisatawan maupun mancanegara sepanjang Bulan September 2017 meningkat 2 persen jika dibandingkan bulan yang sama pada Tahun 2016 lalu yang berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Sumbawa mencatat sebanyak 6.738 wisawatan domestik dan 239 wisatawan asing datang ke Sumbawa sepanjang September yang merupakan dampak dari promosi FPM 2017. Meningkatnya kunjungan ke Kabupaten Sumbawa juga berdampak pada meningkatnya permintaan atas jasa transportasi maupun jasa rumah makan dan restoran. Selain itu terjadi peningkatan jasa fashion atau penyewaan pakaian adat, pembuatan pakaian adat maupun salon, jasa percetakan dan iklan. Kemudian jasa telekomunikasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil interview Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Sumbawa dengan vendor telekomunikasi yaitu Telkomsel dan XL bahwa penggunaan pulsa internet meningkatkan pada capaian 30 persen dan penggunaan pulsa telpon seluler pada kisaran 40 persen. “Multiflier effect ekonomi dari taksiran yang beredar dan dihitung bersama Dinas Koperindag dan Dinas Perhubungan selama pelaksanaan FPM terdeteksi sekitar Rp 10,72 miliar atau meningkat 7,65 persen dari tahun sebelumnya berkisar pada taksiran Rp 9,9 miliar. Angka taksiran ini tidak termasuk deteksi uang beredar terhadap partisipasi masyarakat selama pra event maupun post event FPM 2017,” jelas Haji Rasyidi.

Adapun dampak terhadap investasi, sambungnya, sesuai data dari Dinas PMPTSP bahwa ada dua investor yang sedang mengajukan ijin pembangunan hotel bersamaan dengan digelarnya FPM 2017 ini. Ia berharap agar dampak positif ini yang secara linear mampu menumbuhkan kreatifitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat Sumbawa di sektor pariwisata akan terus mengalami pertumbuhan. Karena masih ada beberapa event festival yang akan berlangsung sampai akhir Desember 2017 di kecamatan-kecamatan. “Sehingga tema yang kita usung tahun ini yaitu pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif dan investasi, dapat terwujud,” imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengaku sangat gembira dengan dampak positif dari terselenggaranya Festival Pesona Moyo 2017. Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak termasuk jajaran kepolisian dan TNI dengan penuh semangat selalu mengawal dan menjaga ketentraman maupun ketertiban sehingga penyelenggaraan festival ini berlangsung aman dan lancar. Khusus kepada para seniman, budayawan, pemerhati dan pelaku pariwisata, serta organisasi-organisasi kesenian diharapkan terus berkreasi dan berinovasi sekaligus mengaktualisasikan diri melalui aktivitas nyata yang selalu bersinergi dalam membangun kepariwisataan di Kabupaten Sumbawa. “Suksesnya penyelenggaraan FPM 2017 ini merupakan sukses kita bersama. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua, dan dapat menginspirasi kita untuk membangun kepariwisataan Sumbawa menjadi lebih menarik, unik dan berdaya saing,” pungkasnya. (JEN/SR)

loading...

Lihat Juga

Sumbawa akan Menjadi Sentra Produksi Benih Bawang Merah Nasional

JAKARTA, SR (13/10/2017) Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya untuk mendrive sector riil dengan membangun sinergi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *