Home / Pendidikan / Dosen FIKOM UTS Kenalkan Kulbook kepada Mahasiswa dan Netizen

Dosen FIKOM UTS Kenalkan Kulbook kepada Mahasiswa dan Netizen

SUMBAWA BESAR, SR (08/10/2017)

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memelopori kegiatan kuliah melalui media social. Metode kuliah yang dinamakan Kulbook (Kuliah on Facebook) ini dimotori Miftahul Arzak, S.Ikom, MA, salah seorang dosen setempat. Kuliah ini diperkenalkan tidak hanya kepada mahasiswa Fikom secara khusus, tapi juga masyarakat pengguna facebook. Salah satu kegiatan Kulbook ini adalah seminar langsung. Terdiri dari seorang moderator, notulen, dan tiga orang narasumber yakni, Syukri Rahmat, S.Ag (Ketua KPU Kabupaten Sumbawa), Miftahul Arzak, S.Ikom., MA (Dosen Ilmu Komunikasi UTS), dan Yadi Satriyadi, S.Ikom (Peneliti Olat Maras Institute).

Kulbook dilaksanakan di sebuah akun Facebook ‘Seminar Komunikasi Politik’, diawali dengan elaborasi dan perkenalan dari moderator, dilanjutkan dengan penyampaian materi/pembahasan oleh masing-masing narasumber. Pada kolom komentar, netizen dipersilahkan untuk mengundang netizen lainnya bergabung dalam forum atau yang lebih dikenal dengan istilah mention. Netizen dapat memberikan tanggapan ataupun pertanyaan kepada narasumber setelah dipersilahkan oleh moderator. Moderator dibantu notulen untuk memilih komentar-komentar terbaik yang akan ditanggapi para narasumber. Namun, netizen juga diperbolehkan secara pribadi untuk mengirimkan pertanyaan dan tanggapan ke kolom pesan akun Facebook narasumber di luar kegiatan diskusi. Diskusi online ini juga mengapresiasi netizen yang menanggapi materi atau memberikan pertanyaan terbaik kepada narasumber dengan berbagai hadiah berupa aksesoris elektronik.

Kuliah on Facebook sendiri merupakan rangkaian kegiatan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UTS menyambut Seminar dan Launching buku “Komunikasi Politik 2.0” karya Dosen FIkom, Miftahul Arzak, S.Ikom., MA. Buku ini merupakan produk Hibah “Penelitian Dosen Pemula” (PDP) dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti). Diskusi online ini merupakan kerjasama antara dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk mengampanyekan penggunaan internet secara positif kepada anak muda, sehingga sasaran utama dari dilaksanakannya Kulbook adalah siswa SMA dan mahasiswa yang tingkat penggunaan facebooknya cukup tinggi di Sumbawa.

Kulbook dilaksanakan dalam dua sesi pada waktu yang berbeda. Dimulai pada Rabu, 4 Oktober 2017 jam 19.45 WITA dengan tema “Media Sosial & Anak Muda” yang dikomentari lebih dari 200 kali. “Beberapa bulan lalu, saya sempat melakukan penelitian terkait bagaimana anak muda (siswa SMA dan mahasiswa semester awal) dalam menggunakan media sosial. Jawabannya cukup variatif, ada yang menggunakan medsos sebagai media promosi (jual beli online), untuk media hiburan, serta wadah eksistensi mereka,” jelas Yadi Satriyadi selaku narasumber.

Sesi berikutnya dilaksanakan pada Jum’at, 6 Oktober 2017 pukul 19.45 WITA mengangkat tema “Berpolitik Melalui Media Sosial”. Pembahasan pada sesi kedua ini dijelaskan bagaimana perbedaan perpolitikan jaman dulu dan sekarang. “Yang paling terasa dari perpolitikan jaman sekarang dengan jaman dahulu, ada pada kebebasan berbicara atau kuasa dalam mengungkapkan suaranya. Banyak yang sebut era sekarang sebagai era digital atau era 2.0, masyarakat (netizen) dengan mudah dapat menjangkau elite politik dunia maya, sehingga kuasa untuk berbicara tidak hanya dimiliki oleh elite politik seperti presiden, gubernur, walikota, bupati, anggota DPR atau elite partai politik. Melainkan kuasa juga dimiliki oleh netizen,” ungkap Miftahul Arzak, narasumber lainnya.

Lebih jauh dijelaskannya, adanya diskusi online ini dapat menjadi bagian dari penelitian terhadap partisipasi anak muda terkait politik melalui media sosial. Hasil dari metode ini bisa digunakan dalam menyusun karya tulis ilmiah di kalangan mahasiswa. (*)

 

loading...

Lihat Juga

Sederet Prestasi Hebat Siswa SMPN 1 Sumbawa di Bulan Oktober

Dari Tingkat Kabupaten Hingga Nasional SUMBAWA BESAR, SR (16/10/2017) Oktober adalah bulan prestasi bagi SMP ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *