Home / Pemerintahan / 288 PTT dan 12 CPNS di KSB Terima SK

288 PTT dan 12 CPNS di KSB Terima SK

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN PEMDA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (28/09/2017)

Bertempat di Central Forum Yasinan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Bupati, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tidak diakomodir provinsi, Kamis (28/9) tadi. SK pertama diserahkan secara simbolis untuk 12 CPNS tenaga harian lepas formasi khusus Kementerian Pertanian. Selanjutnya kepada 288 orang PTT Peralihan Pemerintah Provinsi, yakni PTT Guru SMA sederajat dan non guru terdiri dari Dinas Perhubungan, Kehutanan dan UPTD Terminal. ‘’Untuk CPNS Formasi Kementerian Pertanian yang menerima SK 10 orang, dua lagi masih dalam proses administrasi untuk mendapatkan NIP di BKN pusat. Untuk PTT sebanyak 288 orang. Sebanyak 111 guru dan sisinya 177 non guru,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah KSB, H. Abdul Malik, S.Sos., M.Si.

Dalam laporannya, H. Abdul Malik, M.Si juga mengungkapkan jumlah PNS di lingkup Pemerintah KSB mencapai 3.311. Berdasarkan analisis beban kerja, KSB memiliki kekurangan PNS 333 orang. Khusus untuk guru, saat ini yang berstatus PNS sebanyak 1.119 orang. Angka ini masih kurang karena kebutuhan guru KSB adalah 1.438 orang. Namun jika ditambah jumlah PNS dengan PTT di KSB, jumlahnya sebanyak 4.391 orang atau terjadi kelebihan 497 orang.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin MM dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya tidak ada regulasi untuk menarik kembali PTT yang unit kerjanya diambil alih kewenangannya oleh pemerintah provinsi. Namun, penarikan dan penerbitan SK ini untuk kemaslahatan dan kebutuhan daerah. PTT juga harus bersyukur karena SK pengangkatan ini pun terhitung 1 Januari 2017. Kemudian kini uang transportasi telah dinaikkan hingga 50 persen. Namun PTT harus disiplin, karena jika tidak uang transport bisa dipotong sesuai tingkat kehadiran. Khusus untuk PTT tenaga guru, agar menerima penempatan di sekolah yang telah ditentukan. Penempatan ini berdasarkan kebutuhan, bukan suka atau tidak suka. ‘’Saya dan wakil bupati ingin agar penempatannya dekat dengan tempat tinggal agar bisa bekerja nyaman,” ujarnya, seraya meminta Sekda, Plt Kadispora dan Kepala BKD untuk mendistribusikan guru PTT ini dengan baik sehingga SPM pendidikan berjalan maksimal. Karena salah satu indikator Indeks Pembangunan Manusia adalah pendidikan, dan IPM KSB terbaik di NTB.

Bupati berpesan kepada CPNS dan PTT yang menerima SK ini agar bekerja dengan IJS (Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh). Memiliki integritas, etos kerja tinggi dan peduli terhadap sesama. Hasil kerja yang baik bukan karena pendapatan dan dimana dia ditempatkan. “Hasil kerja yang baik adalah dapat bekerja dengan Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh,” pungkasnya. (HEN/SR)

Lihat Juga

Bedait Malik..! SMPN 1 Mataram Angkatan 97 Gelar Reuni Akbar

MATARAM, SR (11/12/2017) Alumni SMP Negeri 1 Kota Mataram Angkatan 1997 mengadakan Reuni Akbar setelah ...

One comment

  1. taro sumber fotonya Broooo.. Biar asik di lihat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *