Home / HukumKriminal / Miliki Puluhan Poket Shabu, Guru Honorer Dicokok Polisi

Miliki Puluhan Poket Shabu, Guru Honorer Dicokok Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (29/08/2016)

Oknum guru honorer berinisial EK (33) diringkus polisi, Minggu (28/8) malam sekitar pukul 22.30 Wita. Guru sebuah sekolah dasar ini ditangkap saat pesta shabu bersama rekannya, ED (31) warga di kediamannya, Desa Empang Kecamatan Empang. Dari tangannya diamankan 29 poket narkoba jenis shabu seberat 10,95 gram. Selain itu kotak penyimpan shabu, 5 unit handphone, gunting, bong lengkap dengan sedotan dan kaca, dua buah korek api dan satu unit timbangan digital.

Kapolres AKBP Muhammad SIk didampingi Kasatres Narkoba, IPTU Muh Fatoni
Kapolres AKBP Muhammad SIk didampingi Kasatres Narkoba, IPTU Muh Fatoni

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK didampingi Kasat Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Muh Fatoni dalam jumpa persnya mengatakan, penangkapan terduga pengedar narkoba ini hasil koordinasi Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa dan Polsek Empang. Salah satu tersangka merupakan target operasi yang sudah lama diintai. Saat digrebeg, keduanya sedang pesta narkoba dan hasil tes urine dinyatakan positif. Dalam pemeriksaan, keduanya memperoleh barang haram tersebut dari temannya di Mataram. Rencananya shabu tersebut akan dijual kembali, terbukti dengan banyaknya plastik bening yang disiapkan untuk mengemas shabu berbagai berat dan ukuran. Saat ini masih dilakukan pengembangan penyidikan. Jika terbukti sebagai pengedar, keduanya dapat diancam hukuman mati.

Dalam kesempatan itu Kapolres menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama karena wajib diberantas. Untuk itu masyarakat harus berperan terutama memberikan informasi kepada polisi terkait adanya peredaran narkoba sehingga Sumbawa bebas dari narkoba. (JEN/SR)

Lihat Juga

Beraksi di Masjid, Spesialis Curanmor Ditembak

MATARAM, SR (21/02/2018) Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah hukum Polresta Mataram sudah sangat ...

8 comments

  1. peredaran narkoba khususx di wilayah sumbawa ini sdh sangat2 meresahkan keterkaitan petugas dlm peredaran bisnis haram ini sdh menjadi rahasia umum dlm masyarakat,,,menggangu peredaran brg haram ini sama dgn ” melawan hukum ” di wil.sbw.

  2. oknum guru ini tdk mendidik…
    mencoreng lembaga pendidikan ,,,jerat hukum merupakan hal yg pantas utk oknum guru ini..

  3. permasalahan NARKOBA di wilayah SBW ini dirasakan sangat2 ” enteng”…peran petugas nihil & dlm masyarakat keterlibatan petugas sdh jd rahasia umum…kpn sbw bebas narkoba smntra aparatx ” penikmat terbesar ” di wil.sbw ini.

  4. GURU kencing berdiri…
    MURID kencing berlari…
    Narkoba Merajalela
    Peran Petugas tdk ada..
    malahan doyan…memperihatinkan

  5. oknum guru ini mmg sdh lama diketahui oleh masyarakat tp kedekatan oknum guru ini dgn petugas di wil.empang menjadikan masyarakat segan utk melaporkanx.

  6. PENEGAKAN HUKUM DI SBW SAMA DGN MELAWAN HUKUM

  7. BERANTAS NARKOBA DI WIL.SBW SAMA HAL NYA DGN MELAWAN “APARAT HUKUM”..
    YG MELAPORKAN PASTI DIBUNGKAM..
    ada apa sbnarnya di sbw ini???

  8. Peredaran Narkoba sebaiknya mengajak masyarakat secara bersama-sama dalam mengurangi pengedarannya.. dan juga sering-sering dilakukan penyuluhan terkait dampak buruk akan NARKOBA,,,
    Seharusnya di lakukan Intens,,,, kita ga bisa terus memberantas para bandar yang , mati satu tumbuh seribu ..harus lah bersama-sama kesadaran masyarakat kita juga ,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *