Home / Ekonomi / Catat Kinerja Ekonomi Baik, Sumbawa Raih “Regional Marketing Award”
Regional Marketing Award

Catat Kinerja Ekonomi Baik, Sumbawa Raih “Regional Marketing Award”

Liputan Khusus SAMAWAREA mendampingi Bupati Sumbawa di Jakarta (4)

SUMBAWA BESAR, SR (14/12/2015)

Penghargaan yang diraih Kabupaten Sumbawa belum akan berhenti melainkan terus mengalir bagaikan air. Setelah Mendapat “Apresiasi Pendidikan Islam (API) 2015” dari Kementerian Agama RI, Kabupaten Peduli HAM dari Menkumham, dan Penghargaan E-KKP3K dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Sumbawa kembali mendapat penghargaan nasional. Penghargaan  “Regional Marketing Award” yang diterima Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Cahyo Kumolo di Ballroom 3 Hotel Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place Sudirman Central Business District, Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai sebagai daerah kreatif memarketingkan potensi-potensi di daerahnya.

Regional Marketing Award 1Ketua DPD RI, Irman Gusman dalam sambutannya di hadapan Mendagri, Gubernur bupati dan walikota di seluruh Indonesia, mengatakan bahwa penghargaan Regional Marketing Award yang diberikan ini sebagai bentuk apresiasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bekerjasama dengan MarkPlus, Inc. Sebab di tengah pelambatan pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah yang mampu memperlihatkan dan menghasilkan kinerja ekonomi yang baik. Pencapaian ini tentunya dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah-daerah yang mencatat kinerja ekonomi yang relatif bagus dan sekaligus menyediakan wadah tukar pengalaman ke daerah-daerah lain, MarkPlus, Inc. mengusulkan kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Irman Gusman untuk menyelenggarakan “Regional Marketing Award”.

Bupati Sumbawa bercengkrama dengan kepala daerah dari seluruh Indonesia di ajang "Regional Marketing Award"
Bupati Sumbawa bercengkrama dengan kepala daerah dari seluruh Indonesia di ajang “Regional Marketing Award”

Saat ini, khususnya di era otonomi daerah, banyak pemerintah daerah yang mulai memasukkan marketing dalam pengelolaan daerahnya. Mereka mulai berorientasi pada marketing untuk mengangkat potensi-potensi daerahnya khususnya terkait dengan trade, tourism, dan investment (TTI). “Kami sangat menyambut baik upaya-upaya pemerintah daerah yang secara kreatif mulai memarketingkan potensi-potensi di daerahnya,” kata Irman—akrab ia disapa.

Diakui Irman, kinerja pemerintah daerah untuk TTI mulai meningkat. Elemen ini penting, apalagi turisme dan investasi merupakan sektor yang selama ini terbukti kebal krisis. Kata kuncinya adalah dukungan atau partisipasi masyarakat terutama dalam menjaga kondusifitas daerah. Meski berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam memarketingkan potensi, ketika stabilitas keamanan tidak terjaga, maka investasi tidak akan berjalan maksimal. “Kami dari DPD RI akan memberikan dukungan kepada daerah-daerah yang kreatif termasuk Kabupaten Sumbawa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki terutama sector pariwisata. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait dalam upaya promosi, perbaikan sarana prasarana yang mendukung akses destinasi dan kelancaran trasportasi,” ujar Irman.

Asisten II Drs H Muhammading didampingi Kabag Humas  Rachman Ansori MSE dan sejumlah wartawan Sumbawa di Jakarta
Asisten II Drs H Muhammading didampingi Kabag Humas Rachman Ansori MSE dan sejumlah wartawan Sumbawa di Jakarta

Untuk diketahui “Regional Marketing Award” adalah suatu kompetisi daerah (Propinsi, Kota dan Kabupaten) dalam bidang Trade, Tourism and Investment. Kegiatan ini bertujuan untuk menonjolkan daerah-daerah yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional. Kerjasama ini turut melibatkan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Badan Pusat Statistik dan Indonesia Marketing Association.

Penghargaan ini diberikan kepada daerah tingkat I dan II yang memenuhi salah satu dari tiga kriteria. Pertama, daerah tersebut mencatat kinerja ekonomi yang baik di tahun 2015. Kedua, memiliki inisitiaf yang bagus di bidang pariwisata, perdagangan dan investasi yang berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi. Ketiga, memiliki inisiatif lain, seperti melakukan kesepakatan dengan kalangan pekerja, yang membuat daerah tersebut menarik sebagai tujuan investasi. (JEN/SR)

Lihat Juga

Merasa Dirugikan Calon Kades Talonang Gugat PPKD

SUMBAWA BARAT, SR (22/10/2019) Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) di Kabupaten Sumbawa Barat digugat. Salah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *