Home / Ekonomi / Pesta Jagung Warnai Festival Moyo 2015

Pesta Jagung Warnai Festival Moyo 2015

Sumbawa Besar, SR (15/09/2015)

Para pejabat daerah dan sejumlah tamu undangan tampak bersemangat mencicipi satu per satu penganan dan minuman beragam rupa yang dibuat dengan bahan dasar jagung. Pencicipan makanan dan minuman ini bagian dari penilaian lomba Hasil Olahan Jagung yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, selama dua hari (15—16 September). Selain lomba olahan jagung juga dilaksanakan Cerdas Tangkas mengenai jagung yang pesertanya terdiri dari ibu PKK desa/kelurahan/kecamatan, ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) berbagai dinas/instansi, organisasi wanita dan pelaku dunia usaha, serta mahasiswa dan pelajar. Semua kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kerato Kecamatan Unter Iwis ini, dikemas dalam Gebyar Pesta Jagung ini merupakan rangkaian Festival Moyo 2015.

Gebyar Jagung 1Dalam laporannya Kepala Pertanian dan Holtikura Kabupaten Sumbawa, Ir Talifuddin M.Si menyebutkan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun dan sekarang sudah yang ketiga kalinya. Jagung merupakan komoditi utama di Sumbawa, selain padi dan kedelai. Tiga komoditi utama ini yang perlu digarap secara nasional dan intensif. Kementerian Pertanian dan TNI AD telah membuat suatu MoU tentang swasembada pangan di Sumbawa. Jagung di NTB merupakan sentra nomor satu meski diklaim Dompu dengan luas lahan 30 ribu hektar, namun secara keseluruhan lahan yang dimiliki Kabupaten Sumbawa lebih luas mencapai 49 ribu hektar. Atas koordinasi ini, Menteri Pertanian datang ke Sumbawa untuk menyaksikan ekspor jagung ke Filipina sebanyak 134 ribu ton, ini satu-satunya di Indonesia yang bisa mengekspor jagung ke luar negeri. Dengan lomba ini Talif berharap akan terdapat kreasi baru dalam bentuk olahan yang menarik. Namun yang menjadi persoalan adalah kemasan dan sertifikasi halal. Persoalan inilah yang coba diretas melalui kegiatan ini bagaimana jagung Sumbawa dikirim keluar daerah dalam bentuk olahan. “Semoga dari lomba ini menghasikan yang terbaik sehingga dapat dipasarkan dan bisa menjadi nilai ekonomis serta menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa Drs H. Arasy Muhkan saat membuka kegiatan itu berharap jagung tidak hanya dikirim keluar daerah dalam bentuk utuh, tetapi lebih pentingnya lagi dalam bentuk olahan sehingga bernilai ekonomis tinggi, di samping mampu menyerap tenaga kerja lokal terutama ibu–ibu rumah tangga sebagai bentuk pemberdayaan. Patut disadari bahwa peningkatan nilai tambah yang diperoleh dari pengembangan produk olahan jagung lebih tinggi dari produk segar. Untuk itu pembangunan pertanian ke depan lebih difokuskan pada pengembangan nilai tambah produk melalui pengembangan industri yang mengolah hasil jagung menjadi produk olahan, baik produk antara (intermediate product), produk semi akhir (semi finished product), maupun produk akhir (final product).

Dandim 1607 Sumbawa Letkol (Inf) Agus Supriyanto cicipi minuman berbahan jagung
Dandim 1607 Sumbawa Letkol (Inf) Agus Supriyanto cicipi minuman berbahan jagung

Melalui kegiatan gebyar pesta jagung ini Wabup berharap dapat mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga dalam menyusun dan menciptakan resep produk olahan jagung dan kreasi lainnya yang bahan utamanya jagung. Selain itu, kegiatan festival jagung ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya bahan pangan jagung untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat (perubahan mindset), mengangkat citra makanan berbahan jagung agar dapat digemari dan mampu bersaing dengan makanan berbahan dasar lain khususnya beras dan terigu, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Kepada semua peserta lomba, diharapkan agar lebih kreatif mengembangkan beragam menu dan dapat berbagi pengetahuan kepada masyarakat yang lain dengan tetap mengedepankan kandungan/nilai gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh sehingga tercipta keluarga sehat, cerdas, dinamis dan produktif. (Jen/SR)

Lihat Juga

NTB Jagonya Wisata Halal

MATARAM, SR (11/10/2019) Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu daerah andalan Indonesia untuk pengembangan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *