Home / Politik / SAYA Mengendur, SAKA Menguat 

SAYA Mengendur, SAKA Menguat 

Sumbawa Besar, SR (25/03)

Saad HanuraPaket SAYA (Saad Abdullah—Yahya Adam) yang terlanjur populer bisa terancam bubar. Sebab paket yang semula diusung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini ternyata belum final. Langkah Nasdem mendukung Yahya Adam untuk berpasangan dengan H Saad Abdullah masih dipersoalkan sehingga belum adanya satu paham. Hal ini ditandai dengan majunya Drs H Mahmud Abdullah selaku Ketua Dewan Pembina Nasdem Kabupaten Sumbawa mencalonkan diri sebagai bupati maupun wakil bupati Sumbawa. Namun sebaliknya HANURA, sudah memastikan H Saad Abdullah sebagai satu-satunya calon bupati yang akan diusung. Mengenai siapapun pasangannya nanti, tergantung dari kesepakatan partai yang akan berkoalisi dengan HANURA. Khabar terhembus, selain intensif melakukan komunikasi politik dengan Nasdem, HANURA juga gigih mendekati PPP. Bahkan dari desas-desus, H Saad Abdullah akan disandingkan dengan Ketua DPC PPP Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si, sehingga besar kemungkinan Paket SAYA akan berubah menjadi Paket SAKA (Saad-Kamal). Menguatnya nama Kamaluddin ST M.Si untuk diusung PPP sudah tercetus dari mulut Ketua DPW PPP NTB, Dra Hj Wartiah saat berkunjung ke Sumbawa mendampingi Wakil Ketua DPP PPP yang menggelar reses belum lama ini. PPP akan mengusung kadernya salah satunya Kamaluddin yang kini duduk di salah satu pimpinan DPRD Sumbawa.

Drs H Jamaluddin Malik, Ketua DPC Hanura Sumbawa
Drs H Jamaluddin Malik, Ketua DPC Hanura Sumbawa

Ketua DPC HANURA Kabupaten Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik mengatakan, Paket SAYA masih wacana dan belum final mengingat Nasdem memiliki mekanisme dalam penjaringan calon termasuk melalui survey. Selain itu keputusan untuk menetapkan siapa calon yang akan diusung tergantung keputusan DPP partai koalisi. “Biarlah bergulir, pelan-pelan tapi efektif asalkan semuanya sepakat,” kata JM—sapaan akrabnya.

JM yang juga Bupati Sumbawa ini mengakui tengah membangun komunikasi dengan Nasdem dan PPP. HANURA yang mengusung Haji Saad akan menghormati dan mengikuti mekanisme partai Nasdem dan PPP. “Komunikasi dengan DPC, DPW, Korwil hingga DPP sudah kami jalin. Dan komunikasi yang paling efektif hanya dengan dua partai ini, tidak ada yang lain,” ucap JM.

Untuk meloloskan apa yang menjadi keinginan bersama, lanjut JM, pihaknya akan mencoba menguatkan argumentasi bahwa calon yang diusung tersebut memiliki kans untuk memenangkan Pilkada Sumbawa Desember 2015. “Insha Allah sebelum Juni nanti sudah ada paket calon yang akan ditetapkan,” tandasnya.

Terhadap adanya informasi akan muncul Paket SAKA (Saad—Kamal), JM menyatakan bisa saja terjadi. Hal ini tergantung dari komunikasi politik yang sedang dibangun. “Semua bisa terjadi apakah paket SAYA maupun paket lainnya,” demikian JM. (*) Baca juga di Gaung NTB

Lihat Juga

Harga Gula Menggila, DPR: Ini Permainan Mafia

JAKARTA (20/2/2020) Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin mengatakan kelangkaan gula pasir di pasar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *