Home / Pendidikan / PGRI Sumbawa Cari Ketua Baru

PGRI Sumbawa Cari Ketua Baru

Sumbawa Besar, SR (13/03)

Diknas Rahman
A Rahman, S.Pd

Jabatan Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumbawa yang saat ini masih dipegang Sudirman Malik, S.Pd, akan segera berakhir. Karenanya organisasi yang menaungi para guru tersebut akan mencari ketua baru melalui Konfrensi PGRI yang akan digelar 15 Maret mendatang.

Ketua Konferensi PGRI, A Rahman S.Pd, kemarin, mengatakan kegiatan yang akan dipusatkan di Hotel Sernu Raya ini akan diikuti 181 peserta terdiri dari 19 pengurus kabupaten dan 160 orang pengurus cabang dan ranting. Selain itu hadir juga dua utusan PGRI NTB.

Disebutkan Rahman, ada tiga agenda pokok yang dibahas dalam konferensi yang dilaksanakan lima tahun sekali ini yaitu Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus domisioner, penyusunan program kerja pengurus PGRI periode 2014-2019 dan pemilihan pengurus baru.

Dalam konferensi nanti lanjut mantan Kabid Dikdas dan TK Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa ini, semua peserta memiliki hak bicara, tapi yang memiliki hak suara hanya 160 orang yang merupakan pengurus cabang dan ranting.

Sementara dua utusan dari PGRI NTB bertugas memimpin jalannya sidang Pleno I didampingi 7 orang dari pengurus kabupaten.

Kendati jadwal konferensi sudah di depan mata, namun sejauh ini nama-nama bakal calon yang akan memimpin PGRI Kabupaten Sumbawa lima tahun ke depan belum juga bermunculan. “Kalau sekarang belum ada bakal calon ketua yang menyatakan diri ingin maju. Kita lihat saja saat konferensi nanti,” pungkasnya.

Lihat Juga

Ingin Jadi Penghafal Qur’an, Wabup dan Sekda Ikut Pelatihan Metode Tikrar

SUMBAWA BESAR, SR (23/2/2020) Masjid Al Muttaqien Lembaga Deeniyat Sumbawa yang berlokasi di Jalan Lintas ...

One comment

  1. Uang iuran PGRI sangat mencekik sekali. Lima puluh ribu/ orang, itu uang tidak sedikit. Apa kontribusi organisasi ini bagi guru di Sumbawa? Tidak jelas. Kalian makan uang haram namanya itu. Organisasi guru, tapi tidak punya agenda yang helas terkait profesi guru. Dimana rasa malu kalian. Tunggu KPK menciduk kalian.

Leave a Reply to Renzu izzuddin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *